Jalan Tol Lewat Dharmasraya Disurvei

oleh -373 views
Dua PUPR survei rencanan jalan tol Sumbar-Riau melewati Dharmasraya, Selasa 13/10 (foto: dok)

Dharmasraya,—Jalan Tol Sumbar-Riau melewati Dharmaraya seperti menjadi pilihan terbaik. Soalnya Selasa 13/10 Dinas PUPR Sumbar dan Riau melakukan survei lapangan.

Survei lapangan dilakukan dua dinas beda provinsi itu terkait rencana pembangunan jalan tol melewati Kabupaten Dharmasraya.
Survei itu menindaklanjuti usulan Pemkab Dharmasraya menginginkan agar jalan tol melalui daerah tersebut. Survei dilakukan ke Kampung Baru, Ibul Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Sejumlah pejabat ikut hadir dalam kunjungan lapangan ini seperti Ketua DPRD Dharmasraya Pariyanto, Kepala Dinas PUPR Dharmasraya Junaidi Yunus, PPK Perencanaan Pemantauan Jalan Nasional (PPJN) Provinsi Sumbar Opu Kenigara, Kepala Bapeda Dharmasraya Andi Suwanto dan seorang pengusaha Zulfikar Atut Datuk Pangulu Bosau.

Ketua DPRD Dharmasraya Pariyanto menyambut baik rencana pembangunan jalan tol Trans Sumatera tersebut. Pariyanto mengapresiasi upaya Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang berhasil “merayu” Pemerintah agar jalan tol ini dapat melewati Dharmasraya.

“Dengan selesainya jalan tol tersebut tentu akan berdampak positif bagi masyarakat Dharmasraya. Akses mudah ditempuh, perekonomian akan semakin meningkat. Dengan demikian Dharmasraya akan semakin berkembang dengan pesat,” jelas Pariyanto.

Kepala Dinas PUPR Dharmasraya Junaidi Yunus menjelaskan, akses jalan yang akan dibangun adalah menuju pintu tol Kabupaten Kuantan Singingi.

Ia menyebut ada dua alternatif usulan pembangunan jalan tembus dari daerah Pulai ke pintu tol Kuantan Singingi.

Pertama, peningkatan jalan kabupaten dan jalan provinsi menjadi jalan nasional sepanjang 24,22 km yang dimulai dari simpang empat Nagari Gunung Medan.

Kedua, pembangunan jalan tol dengan pintu tol di Koto Padang, Kecamatan Sitiung dekat Sport Centre sepanjang 15 km lebih yang dibangun oleh Badan Pengatur Jalan Tol.

“Terkait rencana pembangunan akses jalan tersebut, Pemkab Dharmasraya hanya mempersiapkan pembebasan lahannya,” jelasnya. (iko)