JCI West Sumatera Gelar Workshop Public Speaking dan Community Branding

oleh -165 views
Deni dan Haris berkolaborasi di JCI West Sumatera, Sabtu 1/5-2021. (foto: dok)

 

Padang,—Junior Chamber International (JCI) West Sumatera mengadakan Workshop Public Speaking dan Community Branding dengan tema “Spirit of Ramadan” di Meeting Room Bacarito Kopi.

Workshop menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu Deni Pratama Koto, S.Hum, MM, CPS merupakan Profesional Public Speaker dan Satria Haris yang merupakan Brand Activator. Workshop ini dipandu oleh Evelynd selaku Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran.

Agung Hariyona selaku Program Director kegiatan ini menyampaikan bahwa workshop dilaksanakan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berbicara para member JCI West Sumatera.

“Tentu saja, sebuah organisasi yang akan melahirkan para pemimpin kedepannya. Sangat perlu diperhatikan kemampuan berbicara yang baik.”ujar Agung.

Selain itu, Agung juga menyampaikan bahwa JCI West Sumatera sebagai organisasi kepemudaan di Sumatera Barat perlu adanya branding yang baik agar untuk melaksanakan program-program kerja organisasi akan mudah apabila kita tmemiliki branding baik itu di internal maupun dari luar organisasi.

Ia mengatakan, Seminar ini dihadiri oleh Member JCI West Sumatera dan para peserta lainnya, karena kita juga membuka kesempatan untuk umum. Di mana jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 orang.

Selain itu, workshop ini juga dihadiri oleh Past Local Past President West Sumatera 2017 Afdal Amran. Workshop ini berlangsung tetap memperhatikan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran covid-19

Selain itu, Local President West Sumatera Ferri Achmad juga menyampaikan Kegiatan yang diinisasi oleh JCI West Sumatera ini merupakan salah satu bentuk program kerja JCI West Sumatera. Di mana kegiatan ini dilaksanakan untuk melakukan pengembangan diri di internal member JCI West Sumatera.

“Antusias peserta untuk kegiatan ini cukup besar, dan dalam suasana Pandemi Covid-19 saat ini kita sangat membatasi jumlah peserta. Semoga kedepannya kita dapat melaksanakan kegiatan serupa dengan jumlah yang lebih besar lagi” tambahannya.(rilis: jci/den)