Kampung Tangguh Payakumbuh Layak Jadi Role Model Nasional

oleh -239 views
Gubernur, Kapolda Sumbar dan Danrem 032 Wirabraja turun serentak tinjau penamganan Tatanan Normal Baru yaitu Kampung Tangguh di Kota Payakumbuh, Rabu 17/16 (foto: dok)

*Dikunjungi Kapolda, Danrem dan Gubernur Sumbar*

Payakumbuh–Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Irjen Pol Toni Hermanto, Danrem 032 Wirabraja Brigjend TNI Arief Gajah Mada dan Gubernur Irwan Prayitno mengaku kaget dan tak menyangka, ternyata di Payakumbuh ada beberapa ‘Kampung Tangguh’ dalam penanganan dan pengendalian covid-19. Salah satunya di Perumnas Kubang Gajah, Limbukan.

Keterkejutan tiga tokoh di Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) terungkap ketika kompak “turun gunung” ke Payakumbuh Rabu 17/6 dalam serangkaian kegiatan dimotori Kapolres Payakumbuh AKBP Doni Setyawan.

AKBP Dony Setiawan menyebutkan, “Kampung Tangguh” di wilayah hukum Polres Payakumbuh terdapat di tiga lokasi. Yakni Kelurahan Limbukan di Payakumbuh Selatan, Kelurahan Payobasuang di Payakumbuh Timur, serta Kelurahan Koto Panjang Padang dan Koto Panjang Dalam di Nagari Koto Panjang, Kecamatan Latina.

Sebelum melakukan kunjungan ke Kampung Tangguh Nusantara Perumnas Kubang Gajah, Kelurahan Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Timur, yang hanya berjarak sekitar 5 menit dari Mapolres Payakumbuh, Kapolda Sumbar bersama rombongan terlebih dulu meninjau standar pelayanan dan protokol kesehatan di Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Pelayanan Kepolisian Dalam Satu Atap, dalam rangka Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK). Kemudian dilanjutkan dengan peresmian dan arahan kepada personel.

Kapolda juga meresmikan Taman Pangan Terpadu Polres Payakumbuh yang terletak di belakang ruangan Kapolres, yang merupakan program Polri Peduli Ketahanan Pangan. Taman Pangan Terpadu sendiri adalah lahan yang mengintegrasikan pertanian, perikanan dan peternakan dalam satu tempat.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni juga melakukan pembagian secara simbolis paket Sembako hasil ketahanan pangan personel Polres Payakumbuh kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Paket Sembako yang disiapkan sebanyak 100 paket, masing-masing paket terdiri dari beras 5 kilogram (beras Polri tahap II), jeruk, telur ayam, telur itik, cabai, terong, ubi dan tomat,”ujr Dony Setiawan.

Usai mengunjungi Kampung Tangguh Nusantara Perumnas Kubang Gajah, Gubernur, Kapolda dan Danrem meninjau Posko, sarana prasarana, dapur umum, lumbung pangan, taman pangan, panel data posko. Pada kesempatan ini Gubernur, Kapolda dan Danrem juga sempat memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk mencegah virus corona atau Covid-19.

Sebelumnya, Kampung Tangguh Covid-19 Perumnas Kubang Gajah di Limbukan, Payakumbuh Selatan, dijadikan role model adaptasi menuju tatanan New Normal (normal baru) di Payakumbuh. Dalam rangka membangun model pranata sosial menuju tatanan normal baru, pada Senin 1 Juni 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh mengunjungi Posko Kampung Tangguh Covid-19 Perumnas Kubang Gajah, Kelutahan Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh.

Kunjungan dilaksanakan usai Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry S Lahe, Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan Dt Pandeka Rajo Mudo dan Sekdako Rida Ananda memimpin apel gabungan pendisiplinan protokol kesehatan warga di titik-titik keramaian oleh Tim Gabungan TNI, Polri dan Satpol PP.

Setelah apel, pengecekan terhadap personel yang bertugas di titik keramaian dan monitoring kepatuhan warga terhadap penerapan protokol kesehatan di sekitar Pasar Payakumbuh, Forkopimda melanjutkan kunjungan ke Posko Relawan Perumnas Kubang Gajah.

Karena dinilai lebih baik dalam pemenuhan aspek sarana prasarana, administrasi, operasional dan inovasi, koordinasi, dukungan warga dan manfaat bagi warga sekitar, Kapolres Payakumbuh mengajak Forkopimda Sumbar  untuk meninjau Posko Kampung Tangguh Covid-19 Perumnas Kubang Gajah.

Menurut Dony, Posko didirikan sejak akhir Maret secara swadaya oleh warga Perumnas Kubang Gajah ini telah berhasil mencegah penularan Covid-19, mampu mendisiplinkan warga, mengatasi dampak sosial dan ekonomi bahkan telah berhasil menurunkan angka kejahatan karena posko ini berkerja 1×24 jam.

Berdasarkan keterangan Ketua RW 03, Aiptu Mulia Raja sebagai salah satu penggagas berdirinya kampung tangguh mengatakan bahwa Posko Kampung Tangguh Kubang Gajah mencakup 1 RW, 4 RT dan 2700 penduduk.

“Posko kami dirikan secara swadaya bersama warga dengan sarana prasarana yang terdiri dari bangunan posko semi permanen dengan ukuran 3×10 meter yang terbagi menjadi tempat pelayanan dan dapur umum, 3 unit tempat cuci tangan dari westafel mini, 2 unit penyemprot disinfektan semi otomatis, 2 unit penyemprot disinfektan portable, 1 unit mobil operasional penyemprotan disinfektan, 1 unit thermo gun (alat pengukur suhu), spanduk himbauan pencegahan covid-19, stok masker, disinfektan, hand sanitizer, APD dan sound system,” ujar Aiptu Mulia Raja.

Selain itu, kata Aiptu Mulia Raja, Posko Kampung Tangguh Kubang Gajah juga tertib adminsitrasi dengan dilengkapi buku tamu, buku petunjuk pembuatan disinfektan, buku saku desa tanggap covid-19, jadwal dan absen piket, daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pendatang, buku tanda terima paket barang dari jasa pengiriman, buku daftar donasi dari warga dan pihak lain, buku daftar keluar masuk warga, formulir surat izin keluar untuk mahasiswa dan pelajar.

“Keberadaan Kampung Tanggap Covid-19 ini merupakan wujud dari kesadaran dan kedisiplinan yang kuat dari warga sebagaimana dimaksud Jokowi. Hanya saja, dalam hal ini, warga tidak hanya patuh terhadap protokol kesehatan tetapi ikut andil secara swadaya dan aktif mendukung pemerintah mendisiplinkan warga dan menciptakan lingkungan yang aman dari Covid-19,” terang Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan.

Berkat inisiatif, nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh dari warga secara swadaya menjaga lingkungan dari wabah Covid, tidak berpangku tangan menunggu bantuan dari pemerintah tetapi berinisiatif bahu membahu bersama warga mengatasi permasalahan yang ada, posko ini telah menerima bantuan dari Walikota Payakumbuh, Ketua DPRD Kota Payakumbuh dan elemen masyarakat lainnya.

Kapolres Payakumbuh juga telah memberikan piagam penghargaan kepada Aiptu Mulia Raja (Ketua RW.03) bersama dua orang Ketua RT yang telah menggagas berdirinya Kampung Tangguh tersebut pada 14 April 2020 lalu serta bantuan APD, Sembako dan dukungan operasional untuk Posko Kampung Tangguh ini.

Apresiasi dan pujian datang dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Danrem/032 Wirabraja Brigjen INF Arief Gajah Mada, SE, MM.

Pemprov Sumbar Dukung Penuh

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan Pemerintah Provinsi mendukung penuh operasional Kampung Tangguh yang sudah sangat mendukung tugas pemerintah.

“Kami akan rapatkan dan diskusikan dengan Kapolda Sumbar dan Danrem, sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi, kami akan support dan motivasi Kampung Tangguh Payakumbuh ini sehingga dapat memotivasi daerah-daerah lain di Provinsi Sumbar untuk melahirkan Kampung Tangguh serupa lainnya. Kita jadikan role model di Sumbar bahkan di nasional, layak,” ujar Irwan Prayitno diangguki Kapolda dan Danrem. (*rilis: by-bv)