Kapolres Pasaman Barat Imbau Pengusaha SPBU Antisipasi PETI

oleh -208 views
oleh
208 views
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki imbau pengusaha SPBU tidka jual Bio Solar ke Pelangsir untuk dijual ke pelaku tambang emas ilegal, Selasa 16/5-2023. (aa)

Pasaman Barat — Usai penertiban dan penegakan hukum terhadap pelaku tambang emas yang diduga aktifitas tambang ilegal di Jorong Tombang, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat kemaren, Sabtu 13/5-2023.

Tim Gabungan pimpinan Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Moh. Irhamni bersama Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, tim menemukan bakan bakar BBM jenis Bio Solar yang digunakan pelaku untuk melakukan penambangan emas tanpa izin dengan menggunakan alat berat ekscavator.

Dengan kondisi seperti itu, Kombes Pol Moh. Irhamni bersama Kapolres Pasaman Barat pun melakukan pengecekan ke seluruh SPBU guna memutus mata rantai penyalahgunaan BBM yang dilakukan oleh pelaku tambang emas ilegal.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki memerintahkan para Kapolsek sejajaran untuk mengantisipasi kegiatan tambang emas ilegal agar tidak marak lagi dengan cara memberikan imbauan kepada para pengusaha SPBU tidak menjual BBM jenis Bio Solar kepada pelangsir-pelangsir yang akan dijual kepada pelaku tambang emas illegal dan BBM bersubsidi lainnya yang tidak sesuai peruntukannya.

Kapolres Pasaman Barat juga memberikan imbauan dengan memasang beberapa spanduk yang berisi imbauan untuk tidak melayani pengisian BBM dengan menggunakan jerigen serta tangki modifikasi terutama kepada pelaku tambang emas ilegal yang ada di seluruh SPBU di Kabupaten Pasaman Barat, Selasa 16/5-2023.

“Pemasangan spanduk ini merupakan salah satu upaya kami pihak Kepolisian untuk memberantas aktifitas PETI di Kabupaten Pasaman Barat dengan memutus mata rantai pasokan BBM yang digunakan oleh para pelaku PETI,” ujar Kapolres AKBP Agung Basuki.

Lebih lanjut AKBP Agung Basuki menegaskan kepada seluruh pengusaha SPBU untuk tidak menjual BBM yang tidak sesuai peruntukannya.

“Apabila ada anggota kami menemukan pengelola SPBU yang melakukan hal seperti itu, kami akan tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melakukan penyegelan terhadap SPBU yang nakal,” tegas Kapolres.

Kemudian, AKBP Agung Basuki juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam memberikan informasi terkait aktifitas tambang emas ilegal di Kabupaten Pasaman Barat.

“Kami sudah membuka layanan pengaduan masyarakat terkait aktifitas tambang emas ilegal di Pasaman Barat, layanan pengaduan ini telah kita posting di media sosial Polres Pasaman Barat, dan meminta kepada seluruh lapisan masyarakat mau memberikan informasi kepada kami dalam upaya pencegahan aktifitas tambang emas ilegal agar tidak merusak ekosistem alam,” tandas Agung Basuki.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemasangan spanduk imbauan ini dipasang di SPBU Batang Toman, Kecamatan Pasaman, SPBU Sarik Kecamatan Luhak Nan Duo, SPBU Ujung Gading di Kecamatan Lembah Melintang, serta SPBU Air Balam Kecamatan Koto Balingka. (aa)