Kemendes Gandeng Mahasiswa KKN Percepat Program Prioritas

oleh -736 views
Febby Dt Bangso, Staf Ahli Kebijakan Strategis Mendes PDTT pastikan Bukittinggi tuan rumah Rakor Pertide 12-14 juli.

 *2018 Dana Desa Capai Rp 120 T*

Febby Dt Bangso, Staf Ahli Kebijakan Strategis Mendes PDTT pastikan Bukittinggi tuan rumah Rakor Pertide 12-14 juli.

Jakarta,—Kota Bukittinggi kembali dipilih sebagai tempat Rapat Kordinasi Forum Perguruan Tinggi Pedesaan (Rakor Pertides) untuk percepatan empat program prioritas Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)

“Ya tempat pelaksanaan Rakor Pertides se Sumatera digelar di Bukittinggi, dalam rangka percepatan penuntasan empat program Kemendes,”ujar Staf Ahli Kebijakan Strategis Mendes PDTT Febby Dt Bangso kepada media Selasa 11/7.

Rakor selain sosialisasi juga mesinergikan program Kemendes dengan program KKN Perguruan Tinggi.

“Rakor Pertides dihadiri Rektor dan Wakil Rektor bidang Kelembagaan dan Ketua LPM masing universitas yang tergabung dalam Forum Perguruan Tinggi Pedesaan, acara di laksanakan di Novotel 12-14 Juli,”ujar Febby yang juga Ketua DPW PKB Sumbar ini.

Menurut Febby, pada 2017 ini Menteri Desa PDTT Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo memprioritaskan empat program jitu dalam rangka mewujudkan visi Presiden Jokowi, membangun Indonesia dari desa dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desa..

“Ke 4 program prioritas yaitu penerapan program unggulan kawasan pedesaan (Prukades), pembangunan embung, pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta membangun sarana olahraga desa, dan jika tuntas berhasil, maka Kepala Desa atau Wali Nagari di Sumbar akan mendapatkan reward yakni tambahan dana desanya pada 2018,”ujar Febby.

Pemikiran Mendes PDTT memberi reward penambahan dan desa kata Febby supaya ada kompetisi yang sehat antar desa atai nagari sebutannya di Sumbar.

“Dan juga supaya desa yang tak laksanakan program prioritas tidak ditambah anggarannya pada 2018, desa yang menuntaskan program prioritas pasti mendapatkan tambahan dana,”ujar Febby.

Febby Dt Bangso juga memperkirakan pada APBN tahun 2018 terjadi peningkatan anggaran dana desa dari Rp 60 Triliun menjadi Rp 120 Triliun.

“Insya Allah ada peningkatan signifikan anggaran dana desa 2018,”ujar Febby.

Dan untuk penambahan itu tidak seragam, karena harus mempertimbangkan komitmen desa untuk menuntaskan program prioritas tadi.

“Presiden selaku kepala pemerintahan akan memberikan insentif dengan melipatgandakan dana desanya tahun depan kalau empat program prioritas tadi dilaksanakan,”ujarnya.(relise)