Kemenpar Siapkan Masterplan KEK Bukik Ameh Mandeh

oleh -488 views
KEK Bukik Ameh Mandeh terus berproses bukti keseriusan Kemenpar RI, Senin 8/7 di Gedung Sapta Pesona Kemenpar Jakarta. (foto: dok/niko)

Painan,—Usulan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Bukik Ameh, Mandeh, Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT), Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisisir Selatan (Pessel) ditargetkan tuntas tahun 2020.

Demikian rilis diterima Humas Pemkab Pessel, menjelaskan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata RI, Dadang Riski Ratman mengatakan di 2020 itu, Peraturan Pemerintah (PP) tentang KEK sudah diterbitkan.

“Targetnya 2020, sudah terbit PP tentang KEK Pariwisata di Bukik Ameh” jelas Dadang Riski Ratman saat memimpin rapat perdana dalam penyusunan Masterplan KEK Pariwisata Bukit Ameh Mandeh, di  Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin 8/7.

Rapat membahas KEK bersama Deputi tersebut dihadiri oleh Asisten deputi (Asdep)  Investasi Pariwisata, Henky HP Manurung, S.Par, Asdep Pengembangan Infrastruktur dan  Ekosistem, Indra Ni Tua, Bupati Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Hendrajoni, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Onny Yulfian.

Kata Dadang, pihaknya bersama tim diberikan tugas secara khusus oleh Kementerian Pariwisata untuk mempersiapkan Masterplan KEK Pariwisata Bukik Ameh serta pemberian advokasi guna memenuhi persyaratan lainya.

Dia menyebutkan terdapat 17 jenis persyaratan administrasi yang harus dipenuhi dalam pengusulan KEK kepada Dewan Nasional  KEK pada Kementerian Koodinator Perekonomian.

Dari 17 syarat tersebut diantaranya, Masterplan, Dokumen Analisis Dampak Lingkungan ( AMDAL), penyediaan lahan serta ketersedian infrastruktur.

Kesemuanya itu, terangnya, harus dipersiapkan secara simultan dan terkoordinasi mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi hingga pemerintahan pusat.

“Untuk itu, dibutuhkan satu tim yang solid antara kabupaten dan provinsi agar terkoordinasi dengan baik”pintanya.

Dadang menjelaskan Masterplan KEK yang menjadi tanggung jawab Kemenpar diperkirakan akhir tahun ini bakal selesai.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menegaskan Pemkab Pessel siap untuk memenuhi semua perayaratan untuk pembentukan KEK Pariwisata Bukit Ameh Mandeh.

Untuk konkritnya kata Hendrajoni Pemerintah Pesisir Selatan, juga segera membentuk tim dalam mempersiapkan semua persyaratan yang diperlukan.

“Saya sudah instruksikan semua kepala perangkat daerah harus proaktif dalam persiapan KEK Bukit Ameh Mandeh ini,”tuturnya.(niko*)