Kereennnn, Mulyadi Sudah Kantongi Cawagub, ‘Tergantung Datuk Febby’

oleh -489 views
Febby Dt Bangso bersama Mulyadi (kanan) dan Shadiq Pasadique (kiri) acara Halal bi Halal Indojalito di Jakarta, Rabu 10/7 (foto: bie)

Jakarta,—Di sebut-sebut masih ragu untuk maju dalam perebutan kursi nomor satu di SumateraBarat, ternyata anggota DPR-RI terpilih, Mulyadi, mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Ia menyatakan niatnya untuk maju pada Pilgub 2020.

“Saya serius untuk maju! jangan ragukan pula, sekalipun resikonya mundur dari DPR RI,”ujar politisi dari Partai Demokrat ini,di Jakarta, Kamis 11/7.

Pernyataan Mulyadi sekaligus menjawab teka-teki. Sejak Pilgub 2015, sebenarnya nama Mulyadi sangat diperhitungkan untuk menjadi pesaing patahana Irwan Prayitno.

Mulyadi tak ikut bursa, banyak orang mengkait-kaitkan, tak majunya Mulyadi karena enggan mengundurkan diri lantaran ketika itu baru terpilih menjadi anggota DPR-RI.

Di Pilgub kali ini pun diprediksi banyak kalangan masih seperti sebelumnya. Mulyadi baru saja terpilih kembali, pelaksanaan pemilihan gubernur Sumbar pun memasuki prosesnya, “mundur atau tidak, saya akan maju!” kata Mulyadi.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Sejauh ini, belum ada perubahan terhadap undang-undang terkait Pilgub, apakah anggota legislatif yang akan bertarung harus mengundurkan diri atau tidak. Sejauh ini, aturan di KPPU mensyaratkan, pejabat publik harus mengundukann diri jika hendak maju pilkada. Bagi Mulyadi, ia akan komit dengan apa pun aturannya. Ia mempertegas sikapnya.

“Mundur atau tidak, tak masalah bagi saya. Insya allah, saya akan maju!” katanya sembari menyebutkan, sebagai politisi ia sudah mempersiapkan diri sedemikian rupa.

Wujud kesiapannya tersebut, ia sudah mengantongi sejumlah nama yang akan mendampinginya. Sejumlah nama bakal calon gubernur sudah dimiliki, “kita lihat perkembangan. Jika sudah tepat, maka akan disampaikan kepada publik,” katanya sembari menyebutkan, sebelum mengeluarkan keputusan akhir, ia akan tunggu dari H. Febby Datuak Bangso, Ketua DPW PKB Sumbar.

Diberitakan sebelumnya, Partai Demokrat Sumbar memiliki 10 kursi di DPRD Sumbar. PKB Sumbar memiliki tiga kursi. Gerindra mengantarkan 14 kadernya, pada Pilgub nanti bisa mengusungkan sendiri pasangan cagub dan wagub mendatang. Gerindra, disebut-sebut akan mengusung Nasrul Abit, Ketua DPD Gerindra Sumbar yang saat ini menjabat sebagai Wagub Sumbar.

“Pilgub 2020, Gerindra bisa mengusung Cagub dan Cawagub tanpa berkualisi.Kalau Gerindra bisa mengusulkan calonnya sendiri, nama Nasrul Abit yang telah senior di Gerindra yang berkemungkinan akan dijadikan calon dari Gerindra untuk Pilgub mendatang,” ujar Pengamat Politik Universitas Andalas, Dr Asrinaldi, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, meskipun bisa mengusulkan pasangan calon untuk Pilgub tanpa harus berkualisi. Menurutnya, Nasrul Abit juga perlu didukung oleh calon wakil yang kuat untuk mendampinginya, bisa jadi akan ada partai yang memperkuat di Pilgub tersebut.

“Saya melihat posisinya bisa ada di PKS yang meraih 10 kursi di DPRD Sumbar. Ketika Irwan Prayitno di Pilgub 2015 meminang Nasrul Abit, mungkin juga telah ada deal untuk Pilgub 2020, Gerindra dan PKS kembali bersama. Bisa jadi Mahyeldi atau Riza Falevi yang menjadi wakilnya,” jelasnya.

PAN meraih 10 kursi di DPRD Sumbar, sama dengan Partai Demokrat. PAN disebut-sebut akan menjadi peserta Pilgub Sumbar, diantaranya Bupati Padangpariaman Ali Mukhni yang juga Ketua DPD PAN Sumbar dan Epiardi Asda yang saat ini menjadi Wakil Ketua Umum DPP PAN.

“Walaupun di saat Pileg 2019 ia kalah di Dapil Jakarta untuk maju ke DPR RI, namun ia berhasil mengantarkan anaknya Athari Gauthi Ardi ke Senayan. Kekuatan Epyardi Asda di DPP kuat, kemungkinan Ali Mukhni bisa terbuang,” sebutnya.

Untuk Pileg 2019, selain Gerindra yang meraih 14 kursi, PKS, PAN dan Demokrat yang sama-sama meraih 10 kursi, ada Golkar yang meraih 8 kursi di DPRD Sumbar pada Pileg 2019, PPP yang mendapatkan 4 kursi, PKB 3 Kursi, Nasdem 3 kursi dan PDI P 3 kursi.

Dengan banyaknya tokoh-tokoh yang potensial di Sumbar, masyarakat menilai ada sejumlah tokoh yang bakal meramaikan Pilgub Sumbar. Nasrul Abit (Wagub Sumbar), Mahyeldi Ansharullah (Wako Padang), Riza Falevi (Wako Payakumbuh), Ali Muhkni (Bupati Padangpariaman), Indra Catri (Bupati Agam), Fauzi Bahar (Mantan Wako Padang), Epyardi Asda (DPR RI), Mulyadi (DPR RI), Fakhrizal (Kapolda Sumbar), Hendra Irwan Rahim (Ketua DPRD Sumbar).

Bahkan nama Febby Dt Bangso (Staf Khusus Kemendes PDTT-RI) yang merupakan calon kuat untuk menggantikan Irdinansyah Tarmizi, juga digadang-gadangkan untuk menjadi Cawagub alternatif jika kompromi-kompromi dengan partai politik menemui jalan buntu.

“Tak tertutup kemungkinan jelang dimulainya tahapan Pilgub 2020 akan ada nama lain yang terus bermunculan. Politik tidak pernah bisa ditebak, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Saya memprediksi akan ada 3 pasangan yang bakal bertarung di Pilgub nanti,” pungkasnya. (rilis/kutip raksum)