Kerja Nyata, Mentawai Terang dengan Listrik Bambu, Perekonomian Maju

oleh -132 views
Inilah jenis bambu jika diolah menghasilan listrik, di Mentawai 17 September rencanakan peresmian pembangkit listrik energi terbarukan. (foto:.dok)

Mentawai,—Gebrakan energi baru terbarukan Pemkab Kepulauan Mentawai menjadin listrik nyala dengan bambu, acungan jempol banyak kalangan pun tertuju kepada Mentawai.

Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabagalet, melalui Kepala Bapeda Naslindo Sirait, fokus mengembangkan listrik Biomassa berbahan baku bambu.

Pembangunan listrik ini terus dipacu, demi menggeliatnya perekonomian Mentawai. Untuk mendukung pengembangannya, saat ini masyarakat telah di berikan bantuan bibit bambu untuk dikembangkan oleh masyarakat untuk menjamin keberlanjutan sumber energi listrik.

Upss, untuk menghadirkan pembangkit listrik biomassa bambu itu pun mulai dari perencanaan hingga selesai dananya hibah murni dari Amerika Serikat sebesar Rp 150 miliar

Bambu dulu di Mentawai hanya tanaman yang tidak diperhatikan dan tumbuh liar, saat ini mulai sudah ditanam di lahan masyarakat serta terawat baik.

Tapi adanya pembangkitan listrik berbahan baku bambu, maka dua konsep berjalan sekaligus, yakni penerangan serta peningkatan ekonomi masyarakat. Karena, bambu yang ditanam masyarakat, akan dibeli oleh pembangkit.

Sekaitan dengan gebrakan ini, Kepala Bappeda Kepulauan Mentawai Naslindo mengatakan, akan terus memacu program ini, guna pencapaian kemajuan dan peningkatan ekonomi masyarakat Mentawai.

“Kita menjadikan program ini menjadi multi fungsi, yakni fungsi penerangan dan ekonomi kerakyatan melalui budi daya Bambu, sekaligus penghijauan untuk reboiisasi lahan lahan krisis yang bisa menahan erosi dan abrasi dan juga mengurangi gas rumah kaca.ungkap Naslindo

Ditambahkannya, Bupati Mentawai sedang berupaya menjadikan daerahnya, jauh lebih bergairah dari kabupaten/kota yang ada, meskipun daerahnya berada di kepulauan.

“Kita senantiasa memotivasi masyarakat terus bersemangat mengembangkan tanaman bambu, sehingga tidak kekurangan bahan baku, dengan konsep listrik menyala, ekonomi meningkat, dan kerajinan yang berbahan bambu akan kita kembangkan serta menjadikan nya ekowisata di hutan bambu.ujarnya. (relis: tim’amrs)