Keterwakilan Perempuan Dalam Ranah Politik

oleh -1.287 views
Natasya Oktavia, Mahasiswa FISIP UNAND. (dok)

Oleh: Natasya Oktavia 

Mahasiswa Ilmu Politik FISIP. UNAND

Partisipasi Perempuan Dalam Politik

KETERWAKILAN perempuan dalam ranah politik di bangku parlemen dan pemerintahan merupakan salah satu wujud partisipasi politik aktif perempuan dalam memperguanakan haknya ikut serta membuat kebijakan.

Walaupun Keterwakilan perempuan diranah politik pada era sekarang masih dapat dikatakan minim dan masih belum dapat mencapai angka 30%. Padahal dengan kehadiran perempuan yang ada diranah politik sangat penting dan dapat membantu menyeimbangi dan mengaspirasikan suara perempuan yang selama ini tidak dipahami oleh laki-laki. Di mana dalam pembuatan kebijakan keluhan dan persoalan-persoalan yang dirasakan perempuan.

Hambatan-Hambatan Keterwakilan Perempuan Di Ranah Politik

Hambatan umum terjadinya minimnya partisipasi keterwakilan perempuan tak terlepas dari budaya patriaki dan pemaknaan gender memang suatu rintangan eksternal yang menghambat tingkat partisipasi perempuan dalam ranah politik.

Terkadang tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian orang atau masyrakat masih berpola pikir bahwasanya perempuan hanya berkerja dirumah dan tidak cocok untuk menjadi menjadi seorang perwakilan atau pemimpin karena dipercayai tidak berpengalaman dalam hal politik.

Sangat disayangkan stigma negatif, Egoistik dan diskriminatif ini sudah melekat pada diri masyarakat sehingga sulit untuk perempuan mendobrak kuota 30% pada ranah politik. Dan faktor utama dari rendahnya partisipasi politik perempuan hanya karena ketergantungan kepada mindset lama di mana perempuan-perempuan masih belum mau mengambil langkah atau mengubah mindset untuk menjadi lebih terkedepan dimana rasa kepercayaan bahwa kita perempuan itu hanya bisa melakukan sesuai dengan apa yang kita punyai dan kita pantaskan akan tetapi jika kita bisa berpikir lebih jauh lagi bahwa kita dapat mengubah apapun dan menjadikan sesuatu itu lebih lagi.

Solusi Meningkatkan Keterwakilan Perempuan 

Dalam meningkatkan keterwakilan dan partisipasi perempuan dalam ranah politik adalah dengan meruntuhkan budaya partiaki dan membuktikan bahwa perempuan memiliki hak untuk menjadi perwakilan agar terciptanya keseimbangan kebijakan dan terlindunginya hak-hak perempuan.

Sehingga diperlukanya perubahan mindset dan meningkatkan kepercayaan diri pada perempuan untuk sadar bahwa perempuan itu juga berhak dan mampu untuk bersuara dibangku pemerintahan untuk mengemukakan aspirasinya.

Dan juga perlu adanga dukungan Keluarga dan orang -orang terdekat adalah salah satu kunci kesuksesan perempuan dibidang politik dimana tanpa adanya dukungan keluarga dan orang-orang terdekat perempuan akan merasa berat langkahnya karena memang keluarga adalah support system yang terbaik yang paling dibutuhkan dalam pencapaian perempuan. Karena keluarga dan orang-orang terdekat bisa menjadi dorongan yang kuat untuk kita maju kedepan.(analisa)