Ketua Umum IKA Unand, Rustian Terpilih Sebagai Anggota Presidium HIMPUNI

oleh -354 views
Ketua IKA Unand, Rustian (doc)
Surakarta –Musyawarah Nasional (Munas) II  Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (HIMPUNI), Sabtu 26/2-2022 memutuskan 9 Presidium, Munas II digelar di Kampus Universitas Negeri Sebelas Maret.

Satu dari sembilan Presidium HIMPUNI terpilih adalah Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Andalas  (IKA UNAND ), Dr. Apt. Rustian, M.Kes yang kini menjabat Direktur BNPB.

Selain IKA Unand, Presidium lain yang juga merupakan para Ketua Organisasi Alumni, yakni dari Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Surakarta, Institut Teknologi Surabaya, Institut Pertanian Bogor, Universitas Mulawarman, Universitas Mataram, dan Universitas Sriwijaya.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, yang hadir membuka Munas tersebut, mengajak semua pihak, terutama pemangku kepentingan, untuk dapat mempersiapkan generasi yang produktif agar tidak menjadi beban saat memasuki aging population dengan cara menyosialisasikan dan memberi masukan supaya perjalanan bangsa ini dapat betul-betul berdaulat dan bermartabat.

“Kita perlu beri peringatan bahwa tugas kita adalah mempersiapkan angkatan kerja untuk produktif. Perkiraan kita, tahun 2045 sudah tidak lagi masuk dalam fase memiliki bonus demografi dan akan masuk aging society atau aging population. Kita harap, HIMPUNI akan ambil bagian. Misalnya dalam penanganan kasus stunting, merdeka belajar kampus belajar. Itu semua adalah tema-tema besar yang sekarang sedang diupayakan untuk membangun manusia Indonesia, terutama sekarang ini kaitannya adalah dengan penyediaan lapangan kerja. Ini pekerjaan yang besar, tidak mungkin ditangani oleh pemerintah sendiri, tetapi juga oleh kekuatan-kekuatan masyarakat termasuk Himpuni.” tutur Muhadjir Effendy.

Rustian kepada media ini mengatakan, menjadi Presedium HIMPUNI bagi DPP IKA Unand adalah sebuah penghormatan sekaligus tantangan.

“Apalagi adanya perubahan era society 5.0 tentu alumni dihasilkan perguruan tinggi harus mumpuni,” ujar Rustian. (monsis)