KPU Gandeng Group Parodi ‘Pacah Paruik’

oleh
Anggota KPU Sumbar Gebril Daulai terima Group Parodi asal Minang, Pacah Paruik dalam sosialisasi Pemilu 2019 Kamis, 7/2 (foto: romelt)

Padang,—KPU Sumbar bertekad partisipasi pemilih melebihi partisipasi nasional yang 77,5 persen. Untuk itu KPU terus melakukan berbagai model sosialisasi.

Seperti, Kamis 7/2 KPU menggandeng Group Parodi ‘Pacah Paruik’ asal Minang guna meningkatkan partisipasi pemilih dan sosialisasi Pemilu 2019 yang informatif , edukatif dan menghibur.

Anggota KPU Sumbar Gebril Daulai mengatakan Sosialisasi Pemilu dengan nuansa fun, lucu dan menyenangkan menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum milenial.

Apalagi Pacah Paruik ini salah satu group parodi asal Sumatera Barat yang telah mempunyai lebih satu juta viewer setiap episode video yang tayang di channel YouTube mereka.

“Video ini nantinya berisi beberapa tema tentang Pemilu, mulai mengenali rekam jejak caleg, jadwal pemungutan suara, tata cara memberikan suara, hal-hal yang tidak boleh dilakukan di TPS, tidak money politics dan TPS ramah difabel. Video yang berdurasi 20 menit ini juga diharapkan berpengaruh pada keinginan masyarakat untuk semangat datang ke TPS.”ujar Gebril.

Gebril Daulai juga menambahkan, KPU Sumbar juga telah menerima naskah dan draft videonya, berkemungkinan video sudah selesai dan bisa tayang dalam bulan ini.

“Video tersebut selain di pubikasikan oleh akun Pacah Paruik juga akan dibagikan pada akun-akun milik KPU, sehingga pesan-pesan dalam video tersebut bisa sampai kepada masyarakat,”katanya.

Salah seorang personil group Pacah Paruik, Praz Teguh, mengatakan pihaknya memberikan konsep baru kepada KPU dalam sosialisasi pada Pemilu 2019 ini. Karena bisanya video sosialisasi yang pernah ada di media apapun terkesan serius.

“Pacah Paruik akan menghadirkan sosialisasi KPU dengan lawakan seperti video Pacah Paruik sebelum-sebelumnya,” ujar Praz.

Video tersebut tidak berbeda dengan video Pacah Paruik yang sebelumnya karena cerita dan adegan yang diperagakan oleh anggota Pacah Paruik sesuai dengan materi yang diberikan oleh KPU.

Praz Teguh juga menambahkan, video ini akan mengedukasi masyarakat dengan fun atau kegembiraan namun tetap sesuai dengan aturan pemungutan suara di TPS. (romelt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *