LaNyalla Dorong Pemerintah Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana Gempa Bumi di Majene

oleh -66 views
LaNyalla Ikut Prihatin Kejadian Gempa di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1).(doc/setjen

JAKARTA – Masyarakat Majene, Sulawesi Barat di kagetkan guncangan gempa berkekuatan 5,9 magnitudo dini hari 02.30 WITA. Gempa yang berpusat di lokasi 2.98 LS,118.94 BT arah 6 km Timur Laut Majene-Sulbar. Kedalaman 10 Km di rilis BMKG. Dengan gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,2.

Gempa susulan sendiri masih mengguncang wilayah Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (15/1/2021) dini hari, Getaran lebih kuat, bahkan sebanyak tiga kali gempa susulan yang terasa hingga Kota Makassar dengan durasi lebih lama.

Saat terjadi gempa susulan, sejumlah warga di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Hal ini membuat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, prihatin. LaNyalla berharap musibah ini bisa segera diatasi dan masyarakat bisa kembali beraktivitas.

“Saya turut prihatin atas bencana gempa bumi yang melanda Sulawesi Barat. Semoga musibah ini bisa diatasi dengan cepat dan masyarakat Sulawesi Barat bisa kembali beraktivitas tanpa ada halangan apapun,” kata LaNyalla, Jumat (15/1/2021).

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur ini mendorong pemerintah daerah dan BNPB serta Kemensos RI segera bertindak cepat mengatasi gempa yang melanda Sulawesi Barat. LaNyalla pun meminta pemerintah segera mengirimkan bantuan yang diperlukan masyarakat.

Meski demikian, LaNyalla berharap agar warga setempat tidak panik. Sebab, berdasarkan keterangan BMKG, gempa tersebut tidak menimbulkan ancaman tsunami.

“Berdasarkan keterangan BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Kami berharap warga tidak terlalu panik, tapi tetap waspada dan mencari tempat yang lebih aman. Jika ada rumah-rumah atau kantor-kantor yang rusak agar segera diatasi,” ujar LaNyalla

LaNyalla juga mengajak masyarakat bersama sama berdoa agar dijauhkan dari segala macam bencana. “Dengan adanya musibah ini seluruh warga Sulawesi Barat khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk banyak-banyak berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar musibah atau bencana ini  dijauhkan dari kita,” pungkas LaNyalla.(setjen)