Lawan Covid-19, Hj Nevi Zuairina Ikhlas Potong Gaji

oleh -319 views
Anggota DPRI Nevi Zuairina saat meninjau BIM untuk pastikan kesiapan BIM tangkal Corona Virus masuk Sumbar, beberapa hari lalu. (foto: dok/nzcenter)

Padang,—-Anggota DPR RI dari PKS Hj Nevi Zuairina mengejutkan konstitutennya, istri gubernur Sumbar ini rela dan ikhlas potong gaji asal untuk melawan Covid-19.

Tak hanya potong gaji Nevi Ziarina juga meminta pemerintah untuk mengalihkan rapid test virus Corona (COVID-19) kepada Seluruh anggota DPR beserta keluarga kepada yang lebih prioritas terlebih dahulu.

“Tidak ibu saja, potong gaji, tapi sudah kesepakatan Fraksi PKS DPR RI, untuk beli APD dokter dan paramedis. Juga minta alihkan test cepat ke yang prioritas dan Presiden Jokowi memuji dan menegaskan Rapid Test untuk yang prioritas,”ujar Nevi Zuairina Selasa 24/3 di Padang.

Siapa yang prioritas Rapid Test itu kata Nevi Zuairina sepertin pasien PDP dan keluarganya, para medis yang menamgani pasien PDP dan Pasien positif.

“Termasuk para pekerja yang beresiko tinggi terkena paparan virus sepeti petugas Bandara dan imigrasi, dan orang-orang yang datang dari luar negeri, kawan kawan pers peliput juga masuk kepada yang beresiko terpapar Covid-19,”ujar Nevi.

Politisi PKS ini mengatakan, pada upaya penanganan bencana covid-19 ini mesti ada alur terstruktur dan terarah ujung pangkalnya. Sangat disayangkan bila kebijakan dilakukan tidak melihat prioritas dan efektivitasnya.

“Untuk penanganan bencana ini paling prioritas saat ini adalah pengadaan APD buat tenaga medis. Fraksi kami sudah mengumumkan untuk memotong gaji seluruh anggota DPR dari PKS di bulan maret untuk pengadaan APD. Saya sangat apresiasi dan siap untuk keputusan yang dilakukan fraksi PKS”, ujar Nevi.

Legislator asal sumbar ini pada sepekan terakhir telah melakukan upaya pengechekan dan peninjauan kesiapan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada upaya pencegahan penyebaran wabah corona.

Nevi meyakini, bahwa Risiko tinggi terkena covid-19 selain petugas medis adalah lingkungan bandara Internasional yang memiliki arus lalu-lintas manusia dari dan ke luar negeri. Petugas Imigrasi merupakan risiko tinggi setelah petugas medis.

“Saya menyarankan kepada masyarakat dan seluruh petugas yang bekerja di Bandara, agar selalu membekali diri dengan masker tiap harinya. Cuci tangan, menjaga jarak (phisical dhistance) dan yang tidak memiliki keperluan mendesak agar tetap di rumah secara disiplin. Kerja sama semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat akan mempercepat berlalunya wabah corona ini,”harap Nevi Zuairina.

Dan Ketika semua prioritas Rapid Test Virus Corona (COVID-19) sudah selesai hingga ke masyarakat yang membutuhkan telah terpenuhi.

”Baru test anggota DPR dapat dilakukan. Saya menyarankan, untuk Anggota DPR dan keluarganya, test dilakukan dengan biaya sendiri,”ujar Nevi Zuairina.(iko/rilis: nz-center)