Lawan Penzaliman dan Kemungkaran, Tegakkan Keadilan

oleh -312 views

Oleh :                                                                            Muhayatul Chaniago                                                Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumbar

AMIEN Rais disebut Jaksa Penuntut KPK menerima aliran dana Alat Kesehatan (Alkes) dengan terdakwa mantan Menkes RI era Presiden SBY, telah memanaskan situasi politik nasional.

Bahkan kader dan loyalis Amien Rais di berbagai Privinsi mulai berteriak membela Bapak Reforrmasi itu, termasuk di Sumbar, pada analisa terkait kasus yang ditimpakan kepada Amien Rais, Muhayatul Chaniago, Ketua Pemuda Muhamadiyah mengirimnya langsung ke media ini, Senin 5/6

Pak Amien Rais (AR) adalah bapak reformasi, beliau tokoh nasional, tokoh agama, tokoh politik AR pernah menjadi ketua umum Muhammadiyah dan melahirkan Partai Amanat Nasional.

Beliau yang menggulirkan reformasi dan mewujudkan Indonesia menjadi negara demokrasi, kebebasan pers dan kebebasan berpendapat.

Jadi dengan ketokohan bapak reformasi tersebut, apabila ada upaya busuk untuk mengkriminalisasi beliau dengan menuduh beliau korupsi menerima aliran dana (kasus korupsi Alkes) oleh oknum Jaksa KPK, maka ini adalah penzaliman dan rakyat Indonesia tersakiti oleh kemungkaran oknum penegak hukum ini.

Apalagi beliau tokoh utama Muhammadiyah, maka jangan salahkan Muhammadiyah beserta Organisasi otonom muhammadiyah (Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah/PM, Nasyiatul Aisyiyah /NA, Ikatan mahasiswa Muhammadiyah/ IMM, Ikatan Pelajar Muhammadiyah/IPM) bergerak bela Pak AR, karena menuduh AR korupsi dipersidangan terbuka untuk umum dan menjadi pro kontra di media sosial, pasti warga muhammadiyah akan tersakiti dan marah besar terhadap kemungkaran ini.

Kalau kasus ini masih dugaan dan sedang didalami jangan dipublikasi di media dengan menyebut nama Amien Rais, ini pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter Pak Amien Rais ditambah lagi tidak ada konfirmasi dan meminta keterangan kepada AR, ini seolah-olah ada oknum yg sengaja menciptakan kasus menjadi bola panas dan liar serta membiarkannya menggelinding di media dan media sosial, tentunya khalayak ramai akan berpegang pada pemberitaan media terkait tuntutan jaksa terhadap terdakwa Siti Fadilah Supari itu.

Ketika ini dibiarkan maka akan terjadi pembusukan terhadap pak AR. “Saya Muhayatul, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat menghimbau kepada pihak yang menangani kasus ini bekerjalah dengan baik, tegakkan keadilan hukum dan jika tidak mampu memikul amanah maka mundurlah dari jabatan itu,”

Kemudian segera minta maaf dan sampaikan kepada khalayak ramai bahwa pak AR tidak terlibat dalam khasus ini dan bersihkan nama beliau dari pembusukan ini, karena dana yang masuk ke rekening pak AR itu tidak ada hubungannya dengan terdakwa Siti Fadilah Supari dan pihak yang memberi dana tersebut juga sudah memberikan keterangan bahwa itu adalah ibantuan pribadi kepada pak AR dan ini sudah berlangsung lama. Silahkan lihat keterangan Soetrisno Bachir.

Bagi kami Pemuda Muhammadiyah ini adalah kemungkaran dan kemungkaran harus dilawan, jika dibiarkan maka kedepan akan banyak berjatuhan korban penzaliman seperti yg dilakukan kepada pak Amien Rais.

Dan jangan pula marah kalau Pak AR dikriminalisasi kader dan loyalisnya bergerak di seluruh Indonesia, bahkan kemarin di info Muhammadiyah, kader di Jawa Tengah siap kerahkan 10 ribu Kokam mengawal Pak AR.

Dan statment Jawa Tengah itu pasti mengundang kader se Indonesia, kala ini terjadi maka jaksa KPK sama membangunkan singa tidur, semoga penegakan hukum.murni tanpa penzoliman apalagi kriminalisasi, Salam…(analisa)