Longsor Bayang, Irdin Tewas Ditimbun Material Longsor

oleh -121 views
Longsor Bayang tewaskan satu warga, berhasil dievakuasi Sabtu 15/2 siang. (foto: dok/prtm)

Painan,—Longsor di Bayang tak cuman menerjang empat rumah warga di sana, tapi juga menyebabka satu warga tewas.

Adalah Irdin 67 tahun, warga Ampuan Lumpo, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu 15/2, sekitar pukul 13.30 Wib. Jasad Almarhum Irdin ditemukan tertimbun longsoran tanah, bebatuhan dan pohon, berasal dari Bukik Sironjong di Nagari Aur Bagalung Talaok, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Korban saat longsor menerjang sedang berada di dalam pondoknya, di kaki Bukik Sironjong tersebut, Irdin diduga tak sempat menyelamatkan diri, saat tanah bercampur lumpur dan pohon menerjang pondoknya.

Menurut Irnin, istri korban kalau sebelumnya, almarhum suaminya ditemukan meninggal tertimbun longsor, korban Jumat 14/2 pamit menuju pondok nya di daerah Bukik Sironjong Nagari Aur Bagalung, Kecamatan Bayang.

” Ya, memang hari jumat (14/2) hujan lebat di sini, takutnya ada apa – apa saya coba hubungi ke hp-nya tapi tidak aktif, padahal dari rumah sudah dibawa batrai Hp cadangan,”ujar Irnin.

Tapi dia dpat informasi kalau suaminya tertimbun longsor di ladang di bawah Bukik Sironjong.

Kapolsek Bayang Iptu Advianus, Sekcam Bayang, Wali Nagari Aur Bagalung, dan Tim BPBD, Satpol PP dan Damkar Pessel serta masyarakat langsung meluncur kelokasi penemuan korban Irdin. Kondisi medan cukup terjal, ditambah harus melintasi sungai, tim harus ekstra kerja keras untuk sampai dilokasi.

“Kita berangkat bersama tim lainya pukul 14.30 Wib sampai di lokasi pukul 15.30 Wib,”ujar Kapolsek Bayang Iptu Advianus.

Kapolsek mengakui kalau tim SAR Gabungan hanya membawa alat seadanya cangkul, skop, dan kantung jenazah. Bersama tim, Kapolsek Bayang langsung memimpin evakuasi korban dan selama 60 menit, tim gabungan berhasil mengangkat korbam dari dalam himpitan ratusan kubik material tanah.

“Korban ditemukan dalam posisi kepala di atas, dengan posisi kepala korban tertimpa pohon dan badan korban tertimpa material tanah,”ujar Iptu Advianus.(prtm)