Mulyadi tak Diragukan Lagi, 10 Tahun Bertempur di DPR RI untuk Sumbar

oleh -106 views
Mulyadi di setiap aksi menjemput aspirasi dikenang dekat dengan masyatakat Sumbar. (foto: dok/ayh)

Padang,—Wakil rakyat itu kata Ir H Mulyadi bertempur di Senayan (DPR RI). Mereka harus mengerahkan semua kemampuannya meyakinkan pemerintah atau mitranya, serta “bertarung” juga dengan anggota DPR dari daerah lain, guna memperebutkan pengaruh posit untuk memperjuangkan daerah pemilihannya.

Itu diungkapkan Mulyadi, saat bincang-bincang santai selepas sarapan di Hotel Mercure, Padang, pekan lalu. Anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera Barat II itu bercerita tentang pertempurannya di senayan untuk pembangunan infrastruktur di Sumbar.

Kemudian, perjuangannya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui program-program pemerintah pusat. Begitu juga dengan perjuangannya ke depan, jika masyarakat Sumbar masih memberi kepercayaan untuk bertempur di senayan.

“Sebetulnya, pekerjaan di DPR itu berat. Tidak hanya memberi saran atau meminta pemerintah melalui kementerian dan lembaga, tapi harus mampu meyakinkan mereka. Nah, banyak teman-teman di DPR yang cukup kesulitan untuk berjuang secara optimal, karena kadang-kadang pemerintah tidak bersedia, dengan berbagai alasan dia tidak mau menerima usul yang kita sampaikan itu. Di sinilah kita harus mampu meyakinkan pemerintah. Kita harus memiliki argumentasi bahwa apa yang kita usulkan itu bisa diterima oleh mereka (pemerintah,red),” kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI periode 2009-2014 tersebut.

Selain itu, lanjut Mulyadi, kita juga harus memperhitungkannya, apabila mereka mengabaikan usulan yang disampaikan tersebut. Sehingga, perjuangan untuk kepentingan masyarakat di daerah tidak terhenti begitu saja.

“Karena ini semuanya kerja politik, ada strateginya. Ada taktiknya. Kalau kita tidak mempunyai pengalaman yang cukup untuk memperjuangkan atau membuat suatu strategi, sehingga apa yang kita inginkan itu tercapai, kita akan kesulitan juga di Senayan. Di parlemen itu, semua anggota DPR berjuang untuk kepentingan daerahnya. Secara tidak langsung terjadi juga persaingan dengan daerah lain,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI periode 2014-2019 ini.

Dengan segala kemampuan dan strateginya tersebut, selama 10 tahun menjadi anggota DPR, Mulyadi telah membuktikan kerja nyatanya untuk masyarakat, tidak hanya di daerah pemilihannya, bahkan hampir di seluruh Sumbar.

Melalui perjuangannya bersama mitra kerja di DPR, pria kelahiran Bukittinggi, 13 Maret 1963, ini telah memberikan legacy (warisan) yang monumental dalam bidang infrastruktur dan pengembangan ekonomi masyarakat.(rilis)