Nagari Salo Aksi Solidaritas ke Korban Bencana Gempa Bumi Pasaman Barat

oleh -348 views
KSB Nagari Salo bergerak dalam misi kemanusiaan ke tanah bencana gempa Pasaman Barat dan Pasaman. (dok/tr)

Pasaman — Bencana gempa bumi yang melanda ranah Pasaman (Kajai dan Malampah) Jumat 25 Februari 2022 pagi berkekuatan 6,1 skala richter telah memendam duka mendalam bagi korban di Pasaman Barat dan Pasaman.

Bencana ini mendatangkan gelombang kepekaan sosial seluruh lapisan masyarakat, pemerintah dan seluruh pihak di seluruh Indonesia. Mereka ikut merasakan apa yang dialami saudara-saudaranya di Pasaman dan Pasaman Barat.

Kepedulian masyarakat Sumatera Barat dan beberapa provinsi di Indonesia terkait penanganan bencana di dua daerah ini dapat meringan beban masyarakat di lokasi bencana.

Siang dan malam, sampai hari ini bantuan terus mengalir sebagai bukti kebersamaan dalam mengahadapi bencana gempa bumi.

Bantuan mengalir mulai dari pemerintah, pemerintah daerah provinsi, kelompok masyarakat, NGO serta penggerak sosial lainnya.

“Semoga bantuan bencana pada dua daerah ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Pasaman maupun Pasaman Barat, ” ujar Tan Rajo Khairul Anwar memipin KSB Nagari Salo Kabupaten Agam dalam misi kemanusiaannya di lokasi bencana.

Keberangkatan tim kemanusiaan nagari itu dilepas langsung Walinagari Salo Kabupaten Agam, Ali Amran di halaman kantor walinagari.

“Kami upayakan menyisir wilayah yang minim bantuan, dengan berkoordinasi melalui pemerintah daerah setempat, relawan dan pemerintah nagari di lokasi bencana,” ujar Koodinator tim yang akrab dipanggil Tan Rajo.

Koordinator Serikat Pegiat Nagari Sumatera Barat ini mengungkapkan, bantuan yang dikirim pada tahap ini berupa beras, lauk pauk, perlengkapan perempuan dan bayi. Disamping itu kita juga membawa pakaian untuk mereka korban terdampak yang membutuhkan.

Relawan KSB nagari Salo Kabupaten Agam berpartisipasi pada misi kali ini berjumlah 25 orang dengan menggunakan empat minibus dan satu truk kontainer bantuan pinjaman dari pemerintah daerah kabupaten Agam.

“Relawan akan berupaya menyerahkan bantuan pada keluarga terdampak yang minim bantuan,” ujar Tan Rajo. (rls/tr)