Ngeriii… Dari Ketinggian 3478 Mdpl, HPN 2022 Dikumandangkan

oleh -493 views
oleh
493 views
Selamat HPN 2022 di Kendari, dari Rante Mario Gunung Latimojong dikumandamgkan PWI Pusat. (dok/pwipusat)

Sulawesi Selatan — Peringatan Puncak Hari Pers Nasional membumi ke berbagai bumi nusantara, bahkan pendaki gunung rela menapaki 3478 Mdpl Puncak Gunung Latimojong Sulawesi Selatan, hanya untuk kumandangkan dan kibarkan spanduk HPN 2022, ngerii…

Gunung Latimojong dj Enrekang Sulawesi Selatan bagi pendaki dan pecinta olahraga extrem sangat akrab karena travk pendakiannya sungguh mmenantang dan memacu adrenalin penggila olahraga alam bebas.

Puncaknya pun menyajikan viee yang aduhay indahnya membikin semua penakluk puncak gunung itu terpesona.

Gunung Latimojong merupakan satu gunung tertinggi di Indonesia yang masuk dalam kategori tujuh gunung tertinggi (Seven Summits of Indonesia).

Gunung ini memiliki banyak puncak yaitu, Puncak Sikolong, Buntu Sinaji, Bajaja, Nenemori, Latimojong, dan Rante Kambola.

Namun terdapat puncak yang paling tinggi berada di 3.478 mdpl yang dikenal dengan sebutan Rante Mario.

Ke puncak Ramte Mario itu para pendaki memulai jalur dari Dusun Karangan, Enrekang. Namun, untuk sampai ke desa tersebut, terlebih dulu harus melewati jalur pendakian yang cukup menantang sekitar 2-4 jam perjalanan tergantung cuaca dengan jarak tempuh sekitar 27 kilometer.

Disarankan, jika ingin ke Gunung Latimojong sebaiknya datang pada saat musim kemarau.

Hal senada diungkapkan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Dar Edy Yoga yang berkesempatan mendaki Gunung Latimojong, pada Kamis 27/1-2022.

“Gunung Latimojong merupakan salah satu gunung tersulit untuk didaki. Dibutuhkan fisik dan mental yang kuat untuk dapat menggapai puncaknya,” ujar Dar Edi Yoga, Sabtu 29/1-2022.

Yoga mengatakan, jalur pendakian yang sangat ekstrem membutuhkan keterampilan untuk rock climbing dan repling.

“Tebing vertikal harus dilalui apalagi dengan jurang yang dalam di sisinya. Dibutuhkan waktu 3 hari 2 malam untuk mendaki gunung ini,” katanya.

Bersama dua orang wartawan lainnya, Onaria Fransisca dan Wariani Krishnayanni, total waktu 17 jam dibutuhkan untuk sampai di puncak.

“Ketika kami mencoba mendaki hingga puncak dibutuhkan waktu total 17 jam di luar istirahat (bermalam). Dan untuk turunnya pun dibutuhkan waktu 16 jam,” ucap Onaria.

Gunung ini tak pernah sepi dari aktivitas pendakian. Sepanjang perjalanan, banyak berpapasan dengan pendaki lainya dari berbagai komunitas di seluruh Indonesia.

Dari puncak Gunung Latimojong, Dar Edi Yoga, Onaria Fransisca dan Wariani Krishnayanni mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2022.

“Selamat Hari Pers, Dari Latimojong Kita Sukseskan HPN 2022 di Kendari,” tandasnya.(rls: Pwi-Pusat)