Nofi Candra Usulkan KEK Alahan Panjang

oleh
Senator DPD RI asal Sumbar Nofi Candra (kiri) bertemu Ketua Pokja KEIN Benny Pasaribu (baju putih) bahas rencana KEK Alahan Panjang, Senin 6/8 (foto: timmedia-nc)

Jakarta,—Senator DPD RI asal Sumbar Nofi Candra menyambangi kantor Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Putera Solok ini datang untuk memenuhi jadwal pertemuan khusus dengan Ketua Kelompok Kerja Pertanian Nasional KEIN RI, Benny Pasaribu. Agenda pembahasan telah disepakati jauh hari sebelum pertemuan, yakni membahas tentang masa depan komoditas holtikultura, utamanya bawang, di Kecamatan Lubuk Gumanti, Alahan Panjang, Kabupaten Solok.

Nofi menyampaikan niatnya untuk memperjuangkan status Kawasan Ekonomo Khusus Kabupaten Solok, terutama untuk kawasan sentra pertanian bawang.

Terdapat kesamaan pandangan antara Nofi dan Benny Pasaribu, bahwa Indonesia memang perlu melakukan kasterisasi produk unggulan. Kawasan-kawasan yang memiliki produk-produk pertanian unggulan harus diberikan keberpihakan khusus.

Benny menyebutkan beberapa contoh seperti kawasan untuk CPO, Lada, Coklat, dan bawang, intitusi ekonominya harus ditata sedemikian rupa dari hulu sampai hilir.

Dengan memperjuangkan status kawasan ekonomi khusus (KEK) untuk Alahan Panjang sebagai kawasan penghasil bawang, pemerintah akan lebih mudah melakukan penataan pasarnya, penataan proses produksinya, dan penataan transfer teknologinya.

Benny juga mengatakan, Menteri Pertanian jangan hanya terpaku kepada Pajele, padi jagung kedele, menteri harus memperhatikan kondisi lokal beserta keunggulan lokalnya.

“Jika ternyata bukan komoditas Pajele, maka tidak bisa dipaksakan untuk memgembangkan Pajele,”ujar Benny saat berdiskusi dengan Nofi Candra, Senin 6/8 di Jakarta.

Benny pun ikut menyayangkan jika beberapa waktu lalu Kementerian Pertanian mengklaim telah berhasil membuat Solok, tepatnya Alahan Panjang, sebagai sentra pertanian bawang, karena dari berita yang beliau dapat, tapi ementerian justru belum berbuat apa-apa terhadap kawasan tersebut.

Untuk itu, Benny bersepakat dengan Nofi Candra, bahwa pemerintah memang memerlukan klasterisasi kawasan berdasarkan keunggulan daerah masing-masing dan pemerintah pelan-pelan harus memperjuangkan status kawasan khusus untuk setiap kawasan yang memiliki keunggulan lokal tersebut.

Benny berjanji akan menyampaikam rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo, setelah Nofi Candra menyampaikan secara tertulis rencana usulan Kawasan Ekonomi Khusus untuk Alahan Panjang.

Keduanya juga bersepakat bahwa mengingat kondisi Alahan Panjang yang tidak hanya sebagai sentra petani bawang, tapi juga sebagai kawasan wisata, maka Kawasan Ekonomi Khusus yang paling tepat adalah KEK Agrowisata.

Nofi Candra sangat menghargai kesediaan Benny Pasaribu untuk ikut memperjuangkan percepatan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus untuk Solok.

“Siap saya selaku anak Solok kebetulan anggita DPD RI dari Sumbar, segera menyiapkan usulan tertulis untuk Presiden Jokowi terkait rencana Komprehensif Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus Agrowisata untuk Alahan Panjang,”ujar Nofi.

“Saya sangat senang hari ini karena antara saya dan Benny Pasaribu terdapat kesamaan pandangan soal urgensi kawasan khusus di Alahan Panjang Solok,”ujarnya menambahkan.

Nofi Candra juga segera menyiapkan tim kecil untuk menyelesaikan usulan tertulis untuk dibawa ke Presiden Jokowi sebagai rekomendasi Pokja Pertanian Nasional KEIN RI.(rilis: timmedia-nc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *