Peluang Emas Pengembangan  Potensi Unggul Agro Wisata Nagari Sumpur

oleh -99 views

Padang–Tim Pemberdayaan dan Pengembangan (TP2) Desa Wisata Sumatera Barat bersama Dinas Pariwisata (dispar) Provinsi Sumbar melakukan pendampingan  Desa Wisata Kampung Minang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat , Senin (3/10/22).

Tim yang terdiri dari Elvis Kasmir (Monev), Mona Sisca, Yuliza Zen dan Adi Kurniawan tiba di kantor Walinagari Sumpur langsung disambut Wali Nagari Ade Hendrico, Ketua Pokdarwis Nagari Sumpur Zuherman, perwakilan Dispar Tanah Datar Desfita Masra dan Angga Perdana langsung bincang bincang sambil mengeksplore komoditi unggulan yang menjadi potensi menjanjikan pariwisata Nagari Sumpur.

“Di Nagari Sumpur kita sudah membrandingkan Buah Sawo khas Sumpur dan Ikan Bilih. Kami juga punya ‘Plakat’ aturan di nagari mulai dari kebiasaan rutinitas aktifitas warga seperti panen sawo, manjalo ikan bilih, dan dalam mengolah sawah” tutur Wali Nagari.

Setelah bincang bincang singkat dan makan siang, tim pun bergerak ke lapangan melihat proses pengambilan buah sawo yang rata rata ada di depan rumah masyarakat Sumpur.

“Jika sedang musim panen nya selama dua bulan berturut turut , seharinya nagari Sumpur ini bisa menghasilkan 25 – 30 ton buah sawo,  namun kita terkendala dengan sistem pemasaran dan packacing nya sehingga untuk dipasarkan di luar harganya jadi anjlok padahal kualitas buah nya bisa diadu, dari segi rasa buah sawo sumpur sangat manis dan lezat” ujar Kepala Jorong Erwin.

Lalu tim juga melihat warga nagari Sumpur sedang menjala ikan bilih sambil melihat proses ikan bilih di bersihkan sebelum dimasak dan lezat dimakan.

Tokoh pemuda yang juga Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nagari Sumpu, Zuherman, berkat ‘tangan dinginnya’ telah banyak mengembangkan konsep pariwisata di nagari ini salah satunya proses Nagari Sumpur masuk dalam Top 50 Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

“Kami sangat senang sekali dengan kedatangan tim pendamping dari TP2 Dewi Sumbar dan Dispar Kabupaten Tanah Datar karena kita bisa  mencari solusi dari kendala proses pengembangan agro wisata yang akan menjadi potensi menjanjikan di Nagari Sumpur ini”. tukas Herman panggilan akrab ketua pokdarwis Sumpur.

Ia juga mengungkap kan salah satu keunggulan Desa Wisata Nagari Sumpur adalah keindahan 70 rumah gadang yang mana tiga unit rumah gadang tersebut dijadikan homestay dengan fasilitas yang sangat lengkap dan modern. (monsis)