Pengamat Komunikasi Unand, Ilham Adelano Azre Kritik Pemprov Sumbar: Media Jangan Hanya Disuguhi Relis Berita

oleh -1,669 views
oleh
1,669 views

Padang-Komunikasi hubungan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan media dikritik oleh Pakar komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas Ilham Adelano Azre, S. IP, MA.

Kritikan tersebut Ia lontarkan saat menjadi narasumber pada kegiatan diskusi “Menjaring isu-isu strategis dan merumuskan bentuk pengelolaan komunikasi publik pemerintah daerah,” yang digelar oleh Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Sumatera Barat, Sabtu, (25/11) di aula Bappeda Provinsi Sumatera Barat.

Ia melihat, selama ini media hanya disuguhi berita relis dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait kegiatan pemerintah daerah.

“Media jangan hanya disuguhi relis berita saja, tetapi seharusnya wartawan dari media itu juga diajak meliput kegiatan di lapangan,” tegasnya.

Ia menceritakan pengalamannya mengikuti kegiatan safari ramadhan Pemprov Sumbar dimana pada kegiatan itu tak satu pun wartawan yang diajak.

“Kalau wartawan diajak, tentu akan dapat feel dan angelnya. Wartawan akan tahu suasana hati masyarakat dalam menyambut rombongan tim safari ramadan itu, bagaimana pula sambutan kepala daerah dan wali nagari,” cakapnya.

Hal itu, katanya, tidak akan didapati dalam relis berita yang dikirim pemprov ke media. Sehingga pemberitaan hanya berdasarkan relis yang dikeluarkan pemprov.

Apalagi, saat ini dunia digital  peredaran informasi sangat cepat, seperti sosial media  Tiktok , instagram, Facebook, Twitter dan lain-lain, membuat masyatakat bebas berkonten. Namun, validasinya belum bisa dipertanggungjawabkan.

“Validasi inilah tugas dari wartawan. Mengkonfirmasi informasi yang ada ke narasumber berkompeten, sehingga masyarakat disuguhi berita yang sudah tervalidasi,” cakapnya.

Kepala Diskominfotik Sumbar Siti Aisyah berterimakasih atas masukan yang diberikan, baik dari narasumber maupun dari pemimpin redaksi media cetak, elektronik dan siber yang hadir.

“Kritik dan masukan ini kita jadikan bahan evaluasi untuk perbaikan kedepannya. Terimakasih atas kritik dan masukannya,” ungkapnya. (**)