Pengibaran Sang Merah Putih ala Petani di Ladang Lado

oleh -156 views
Puluhan petani di kabupaten Solok laksanakan upacara HUT RI di ladang lado, Sabtu 17/8 (foto: dok/gempita)

Padang,—Kemerdekaan itu di Indonesia adalah milik universal, muda tua, petani, buruh hingga pejabat negara pasti 17 Agustus peringati sebagai the nation freedom.

Di Sumbar, jauh dari hingar-bingar semrah HUT RI ke 74, di lokasi pertanian arah Timur Kota Padang, puluhan petani pun kibarkan sang merah putih.

Pagi yang cerah di kaki bukit tepatnya di Nagari Aia Dingin kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, peringatan detik-detik kemerdekaan dihelat.

“Berbeda, tidak ada.Paskibraka, tak ada derap sepatu lars tentara, yang ada topi caping dengan pakaian apa adanya, style petani,”ujar Korwil Gempita Sumbar Nurkhalis yang didaulat sebagai inspektur upacara.

Firman, Korda (Koordinator Daerah) Gerakan Pemuda Tani Indonesia (GEMPITA ) Kabupaten Solok, juga hadir perangkat Nagari Aia Dingin, wali jorong Aia Sonsang dan petani-petani binaan Gempita

Nurkhalis menyampaikan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan indonesia yang ke 74 maka selaku petani dan warganegara wajib mengisi kemerdekan dengan memajukan di sektor pertanian.

“Kepada petani untuk menanam dan membudidayakan bawang putih , kita Gempita sudah berkoordinasi dengan pak Kadis Pertanian Sumbar dan pak Menteri Pertanian untuk budidaya bawang putih ini,”ujarnya di lapangan yang penuh tanaman cabe itu.

Adriano selaku petani muda sangat mengapresiasi apa yang didapatnya pagi ini sebagai pengalaman nasionalis baru baginya.

“Ini pertama saya laksanakan upacara kemerdekaan di dalam ladang lado (kebun cabe),”ujar Adriano.

Adriano sangat tertarik untuk ikut berkebun dan melaksanakan regenerasi pertanian di daerahnya.

“Kemerdekaan hari ini bagi petani adalah bisa mengolah lahan dengan kecukupan peralatan dan saprodi pertanian serta ketersedian pupuk untuk petani, kita akan lawan iMpor pangan ke bangsa kita dengan cara bangunkan lahan-lahan tidur untuk pertanian,”ujar Adriano bertekad.