Penyuluhan Stunting Upaya Taktis Turunkan Angka Stunting di Malalak

oleh -248 views
oleh
248 views
Mahasiswa KKN UNAND di Malalak Barat Agam beri penyuluhan tentang stunting di Posyandu Kampung Baru, Jumat 21/7-2023. (dok)

Agam,— Mahasiswa KKN ke nagari di Sumbar sudah biasa, KKN menjadi kegiatan rutin pengabdian calon intelektual bangsa setiap tahun.

Tapi punya program yang sinergisitas dengan program nasional seperti memberantas atau menekan angka stunting itu baru luar biasa.

Seperti, program kerja mahasiswa KKN yang ditunggu-tunggu di Kabupaten Agam yaitu mengupayakan penurunan angka stunting di yang berdasarkan data Kabupaten Agam memperlihatkan angka stunting yang cukup tinggi.

Ketua program kerja penyuluhan stunting Jum’at 21/7-2023, Dina Mardia Tarigan, mahasiswa tahun ketiga jurusan gizi Universitas Andalas mengatakan kegiatan dilakukan di Posyandu Kampung Baru.

“Kegiatan tak sekedar penyuluhan tapi juga mencakup pengukuran status gizi. penyuluhan ada 3 materi, materi stunting disampaikan Zifa mahasiswa Kedokteran UNAND, materi ASI ekslusif disampaikan Roza mahasiswa Keperawatan UNAND dan saya menyampaikan materi MPASI,”ujar Dina.

Pantauan media, ibu-ibu yang datang ada delapan belas orang dengan dua puluh satu anak-anak kegiatan ini kata Dina bertujuan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan serta berusaha mendorong kebiasaan masyarakat ke arah yang lebih baik, mengenal makanan dan minuman bergizi serta bisa memgimplementasikan langsung ke kehidupan sehari-hari dan berharap angka stunting yang ada di Malalak Barat bisa menurun”.

Zifa Amanda Ulti, mahasiswa tahun ketiga jurusan pendidikan dokter Universitas Andalas mengatakan sebagai salah satu mahasiswa kesehatan, memang sudah menjadi tugas Zifa dan teman-teman untuk lebih peka dengan kondisi kesehatan masyarakat.

“Terkhususnya mengenai stunting ini, oleh karena itu Zifa dan teman-teman akan selalu berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki kondisi kesehatan masyarakat kita,”ujar Zifa.

Penyuluhan tentang menekan angka stunting diantusiasi ibuk-ibuk serta anak-anak yang hadir pada kegiatan tersebut, kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi tanya jawab dan pembagian hadiah.

“Ibuk merasa bersyukur anak KKN UNAND mengabdi di sini, karena kegiatan KKN di Posyandu dari masyarakat, yang pertama antusias, tidak biasanya dengan kondisi cuaca habis hujan membludak semua ibuk-ibuk yang memiliki anak balita dan bayi datang hampir semuanya, lalu yang kedua dengan adanya penyuluhan, masyarakat lebih paham mengenai stunting, ASI eklusif dan MPASI,  penjelasan dari mahasiswa KKN  jelas dan mudah dipahami, pesan dan harapan ibu semoga sukses dan lancar untuk kedepanya, ibu bersyukur ada kegiatan penyuluhan yang diadakan KKN UNAND,”ujar seorang ibu yang menjadi kader Posyandu Kampung Baru Malalak Barat.(adr/rel)