Percayalah Covid-19 Itu Ada dan Nyata Membunuh Orang

oleh -77 views
Nasrul Abit dengan pasangannya Indra Catri terus ingatan masyarakat patuhi protokol kesehatan, Senin 19/10 (foto: dok)

Padang,— Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumbar berstatus cuti masa kampanye karena menjadi Cagub di Pilkada Sumbar 2020.

Saat pandemi dan masih di suasana kampanye Pilkada, Nasrul Abit, tidak pernah berhenti mengimbau semua elemen masyarat untuk meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan. Ia mengeluarkan imbauan itu lantaran angka kasus positif Covid-19 makin banyak dari hari ke hari.

Sampai adanya vaksin dan obat yang beredar, kata Nasrul, satu-satunya cara untuk memutus rantai penularan Covid-19 ialah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Ia meminta masyarakat untuk membantu pemerintah dan tenaga kesehatan untuk melawan pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Sampai kemarin 11.200 warga Sumbar terpapar covid-19. Sebanyak 200 orang lebih di antaranya meningal dunia. Data lengkap bisa dilihat di situs Pemprov Sumbar atau gugus tugas provinsi,”ujar Nasrul Abit Senin 19/10.

Nasrul Abit mengingatkan masyarakat untuk tidak menunggu ratusan orang lagi yang akan jadi korban atau meninggal dunia baru percaya bahwa covid-19 berbahaya, ada dan nyata.

Pak NA biasa Nasrul Abit disapa banyak kalangan di Sumbar menegaskan bahwa masyarakat  tidak menunggu diri sendiri atau keluarga menjadi korban covid-19 baru sadar pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

“Saya mengimbau masyarakat Sumbar, mari bersama-sama berjuang memutus rantai penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, yakni, mengenakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun atau  hand sanitizer dan  menjaga jarak, serta menghindari kerumunan orang,” ujar Nasrul.

Nasrul juga mengimbau masyarakat untuk semaksimal mungkin menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, dan beribadah juga berdoa agar Allah SWT menjauhkan dari pandemi ini.

Nasrul Abit di sela-sela masa kampanye juga terus mengajak publik untuk patuhi protokol kesehatan dan taati Perda AKB Sumbar yang mengakomodir sanksi pidana, sosial dan administrasi bagi masyarakat pelanggar protokol kesehatan. (rilis: mc-naic)