Petani Sawit Demo Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Ada Apa?

oleh -380 views
oleh
380 views

Dharmasraya,— Siang tadi heboh di depan Kantor Kejaksaan Negeri Dharmasraya. Ribuan massa bersatu dengan anggota serta pengurus Koperasi Sawit Pusako Ninik mamak Nagari Sikabau, kecamatan Pulau Punjung,Kabupaten Dharmasraya Suamtera Barat Selasa 10/9-2023.

Mereka menuntut penghentian proses penyidikan terhadap wali nagari dan niniak mamak nagari Sikabau selama ini.

Pada aksi demo warga dan anggota serta pengurus Koperasi Sawit Pusako ninik mamak Nagari Sikabau tersebut, demosntran membawa sepaduk dan dan baliho serta keranda mayat dalam bentuk keadalian masyarakat nagari Sikabau selama ini.

Ketua Koordinator Lapangan, Rahmat Danil kepada awak media mengatakan aksi mereka atas nama Aliansi Masayarakat serta pengurus Koperasi Sawit Pusako Ninik mamak Nagari Sikabau.

“Kami meminta kepada Penyidik Kejaksaan Negeri Dharmasraya untuk mengehentikan penyelidikan terhadap nagari dan niniak mamak kami yang selama ini telah dilakukan, semenjak september 2022 lalu, ninik mamak kami diduga korupsi dana sawit hingga sekarang belum jelas kepastiannya,”ujar Rahmat Danil.

Aliansi ini tegas menolak kriminalisasi hukum terhadap masyarakat Nagari Sikabau.

“Kami tidak pernah sama sekali mengkorupsi uang negara atau pemerintah yang selama ini. Ada empat tuntutan masyarakat Nagari Sikabau, yakni, menolak cara-cara kriminalisasi hukum yang dilakukan terhadap wali nagari dan niniak mamak. Menuntut penyelesaian masalah hukum yang tidak jelas, yang disangkakan kepada wali nagari dan niniak mamak,”ujar Rahmat Danil.

Ditambahakan oleh Korlap aksi demo, selama dana yang diterima oleh wali nagari serta niniak mamak dan warga itu, merupakan hak masyarakat atas perjanjian dengan pihak perusahaan terhadap tanah ulayat Nagari Sikabau yang digunakan oleh salah satu perusahaan sawit PT AWB tersebut.

“Dana tersebut adalah hak kami yang selama ini kami terima bukan dana korupsi yang dituduhkan selama ini kepada wali nagari serta niniak mamak dan warga Nagari Sikabau yang diperiksa oleh penyidik kejaksan negeri Dharamasraya,”ujarnya.

Aliansi Masyarakat ini pun Kami menutut jika tidak ada kejelasan hingga Senen depan mereka akan gelar aksi yang lebih besar untuk mendatangi Kejaksaan Negeri Dharmasraya.

Sementara itu di tempat yang sama Plh Kejari Dharmasraya Raden Hairul Sukri didampingi Robby Hidayat mengatakan bahwa ada masuk laporan dugaan korupsi pada koperasi di Nagari Sikabau.

“Sebagai penegak hukum laporan dari masyarakat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Tuntutan masyarakat yang melakukan aksi akan kita jawab nantinya dan jawaban tuntutan masyarakat itu, lanjutnya, setelah pihaknya memberikan laporan resmi kepada atasan,”ujarnya. (masek)