Pj Wali Kota Pariaman Berikan Kuliah Umum ke Mahasiswa Ilmu Hukum UNP

oleh -477 views
oleh
477 views

Pariaman — Pj Wali Kota Pariaman, Roberia, ditengah kesibukanya menjadi orang nomor satu di Kota Pariaman, masih berkesempatan untuk memberikan kuliah umum kepada 66 orang mahasiswa S1 Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang (UNP) di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (7/12/2023).

Sebagai Prodi yang baru saja diresmikan di tahun 2023 ini, Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang, tahun ajaran 2023/2024, telah menerima mahasiswa baru.

“Sebagai Mahasiswa Ilmu Hukum diharapkan mahasiswa dapat memahami bagaimana kedudukan hukum dalam masyarakat itu sendiri, apalagi saat ini adik-adik semua berkesempatan untuk mengenal kedudukan hukum di tengah pemerintah yang ada di Kota Pariaman,” ujar Roberia.

Roberia yang juga sebagai Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan I Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI ini, memberikan kuliah umum tentang bagaimana kedudukan hukum dan mekanisme peraturan perundang-undangan dibuat, serta menyikapi tentang UU Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaru

“UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, menjelaskan bagaimana peraturan, peranan dan keberadaan ASN dan PPPK, baik hak dan tanggung jawab yang mereka emban, semua diatur dalam UU ini, jadi adik-adik juga mesti paham bahwa ASN saja diatur sedemikian rupa, apalagi adik-adik yang masih mahasiswa harus memahami tentang disiplin dan etos kerja,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa para mahasiswa ilmu Hukum UNP ini hendaknya memanfaatkan kesempatan Kuliah Umum ini dengan baik, karena baru ditahun pertama kuliah, mereka sudah mendapat ilmu langsung tentang pemerintahan, ulasnya mengakhiri.

Selain Roberia, dari Pemerintah Kota Pariaman juga berkesempatan memberikan ilmu pada Kuliah Umum ini yaitu Asisten I, Yaminurizal dan Staf Ahli, Hertati Taher yang memberikan uraian tugas pemerintah daerah dan perangkat daerah, penunjang pelaksanaan pemerintah kota pariaman, program strategis pemerintah daerah, serta pengentasan kemiskinan melalui Pendidikan.

“Karena mahasiswa ilmu hukum UNP ini banyak berasal dari luar daerah, bahkan hanya 14 orang yang berasal dari sumbar, kebanyakan berasal dari berbagai daerah di penjuru Indonesia, sehingga mereka sangat tertarik dengan program Satu Keluarga satu Sarjana (Saga Saja) yang dimiliki Pemko Pariaman,” tutup Hertati Taher. (J)