Rakornas KI se Indonesia Harus Lahirkan Rekomendasi Untuk dan Bagi Indonesia

oleh -637 views
oleh
637 views
Rakornas KI se Indonesia ke resmi dibuka ditandai pemukulan gong oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Ketua KI Pusat Tulus, Anggota DPR RI dan Sekjend Kemenkominfo, Kamis 16/11 di Makassar.(foto: ppid-kisb)
Rakornas KI se Indonesia ke resmi dibuka ditandai pemukulan gong oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Ketua KI Pusat Tulus, Anggota DPR RI dan Sekjend Kemenkominfo, Kamis 16/11 di Makassar.(foto: ppid-kisb)

Makassar,—Pembukaan Rakornas Komisi Informasi (KI) se Indonesia dilaksanakan hari ini, dihadiri seluruh komisioner KI dari Aceh hingga Papua.

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo membuka secara resmi Rakornas ke 8 KI se Indonesia dihadiri Sekjend Kominfo dan Anggota DPR RI.
Menurut Syahrul, Rakornas KI se indoensia harus menjawab harapan dan kebutuhan bangsa, harus menjawab seperti apa pilar yang dibangun untuk mengantar ke dunia milineal kekinian dan kedepan.

“Rakornas penting untuk Indonesia untuk menjawab tantangan kemajuan informasi dan komunikasi untuk Indonesia bangsa besar bermartabat dan jaya di era milineal kini,”ujar Syahrul, Kamis 16/11 di Makassar.
Tantangan besok sangat berat, ada dua generasi hidup di Indonesia saat ini ada generasi kertas dan generasi digital.
“Saya generasi kertas di luar sana ada jutaan generasi baru yakni generasi digital tanpa batas kalau tidak ambil peran KI se indonesia melakukan penataan maka kita sulit membendung informasi tanpa batas tadi. Manajemen sekarang dan besok tidak manajemen kertas, karena sekarang komunikasi dan informasi dalam dunia maya, maka Rakornas KI harus mampu membangun rekomendasi perubahan dan regulasi,”ujarnya.
Komisioner KI tidak bisa lepas dari negara, karena sebagian hak dan kewenangan pemerintah ada pada pundak komisioner.
“Sehingga apa yang dihasilkan Rakornas ini harus berpikir untuk dan bagi negara dalam menata kemajuan informasi dan  komunikasi kedepan,”ujarnya.
Pada Rokornas ke 8 KI se Indonesia adalah warna baru karena bertepatan dengan barunya komisioner KI Pusat yang baru 1 November kemarin di SK-kan Presiden.
“Kita berharap Rakornas melahirkan roadmap baru bangunan keterbukaan informasi publik se Indonesia, terutama menformulakan harapan Gubernur Sulsel bahwa keterbukaan informasi publik penting dan menjadi pondasi penataan kemajuan informasi dan komunikasi digitalisasi hari ini, semuanya harus berlandaskan untuk dan bagi bangsa dan negara tercinta,”ujar Ketua KI Sumbar Syamsu Rizal.
Ada banyak hal urgen yang akan dibicarakan KI se Indonesia menatap kerja KI kedepan. Menurut komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi ada beberapa penguatan kelembagaan yang mesti disegerakan untuk menjawab kerja berat keterbukaan informasi publik kedepan.
“Mulai persoalan kelembagaan hingga tindak lanjut pasca putusan sengketa informasi publik, juga formula eksistensi lenbaga Komisi Informasi kedepan,”ujar Adrian. (ppid-kisb).