Rocky Gerung : Sistem Rusak Penyebab Indonesia Tertinggal

oleh
Filsuf nasional Rocky Gerung bicara rasionalisasi akal sehat di Padang, saat peresmian Star Up Cafe di S Parman Padang, Senin 9/7 (foto:own)

Padang,—Filsuf nasional yang sering mewarnai Indonesia Lawyer Club (ILC) TV one, Rocky Gerung bercuap di Padang saat meresmikan Star Up Coffee di S Parman Ulakkarang.

Meski baru menikmati udara segar Gunung Talang, Rocky yang mengatakan mendaki gunung adalah aktifitasnya, sedangkan politik cuman sekedar hobi mengatakan, sistem Indonesia sudah rusak parah, sehingga berdampak Indonesia terus tertinggal dan kehilangan berpikir sehat.

“Karena sistim negara ini sudah rusak, negara demokrasi katanya tapi rakyat direcoki dengan kata-kata elektabilitas dan angka serta data, dibumbui opini tanpa melihat sisi kualitatif politisi, begitu pula dengan pers juga tidak mempunyai data otentik pembanding pula, pers kini hanya meneruskan rilis pemerintah,”ujarnya.

Rocky Gerung terus mengerung, dia jadi pembicara kunci pada diskusi pecinta kopi dan politik bertemakan Bicara tentang Akal Sehat dan Rasional dalam berpikir, Rocky mengaku sebenarnya ideologi itu berawal dari Sumatera Barat.

“Indonesia ini dibentuk oleh pemikir-pemikir yang berasal dari Minangkabau seperti, Agus Salim, Sutan Syahrir, Bung Hatta Bahkan Tan Malaka Semua itu orang yang menuangkan pikiran pakai akal sehat dan rasional,”ujarnya.

Kata Rocky Gering, lihat keadaan politik saat ini, masing-masing sibuk dengan angka-angka padahal politik itulah adalah sebuah gagasan,

“Pastikan Politik adalah seni untuk yang tidak mungkin, politisi itu pekerjaan mulia dibandingkan insinyur, yang bekerja berdasarkan rumusan bisa buat jembatan, tapi si politisi untuk mendistribusikan keadilan, dia harus perang arugumen,”ujarnya.

Baca sejarah bagaimana Sutan Syahrir yang orang minang itu kata Rocky mampu menghipnotis dunia lewat penyampaiannya penuh argumen dan sarat data.

“Tak ayal politisi dunia waktu itu mengatakan perdana mengeri terbaik di dunia adalah Syahrir,”ujarnya

Cuapan tajam sang filsuf ini disimak lebih 150 orang hadirin mulai awak media, aktivis kaampus, pentolan LSM dan penggiat wisata saat Ngobrol Penuh Inspirasi (Ngopi) bareng di StarUp Cafe, ditemani M.Zuhrizul beserta Pebri penggiat wisata dan politik.

Owner www.tribunsumbar.com bersama filsuf penggila kopi dan gunung Rocky Gerung di Padang. (foto: wanteha)

“Makin asyik ngobrol politik sambil menyerumput kopi,”celetuk owner www.tribunsumbar.com, Adrian Toaik.

Kembali ke Rocky Gerung, katanya, politik negara saat ini anggapan Rocky sudah tidak rasional lagi, jauh dari akal sehat, banyaknya ikut campur pemerintah dan pembungkaman terhadap kaum muda bahkan kalangan intelektual perguruan tinggi sekalipun.

“Bayangkan seharusnya kampus tempatnya orang berargumentasi dan kritis terhadap kebijakan yang tidak populer, eee malah ini mereka diberikan kegiatan-kegiatan yang begitu banyak sehingga menghilangkan sikap kritis sebagai perlambang kampus sebagai pusat akal,” tegas Rocky.

Bahkan bahasa aktif satire dan metamerfosa sebagai bahasa tertinggi kaum intelektual dalam mengkritisi kebijakan pemerintah, sekarang kata Rocky Gerung jangan coba-coba diucapkan.

Pada kesempatan lain praktisi kopi indonesia, Pebri juga menambahkan, hari ini negara sudah terlalu ikut campur dalam persolan di perguruan tinggi,

“Saat ini kampus tempatnya kaum milenial kritis telah berubah dan tidak seteril dulu lagi,”ujarnya.

Wanteha tuangkan kopi ke filsuf Rocky Gerung usai diskusi di Star Up Cafe, Senin 9/7 (foto: dok)

Sementara Zuhrizul mengajak kaum muda untuk melakukan gerakan rasional dan pakai akal sehat baik itu di bidang Politik, Ekonomi dan Pariwisata
dan bisa membangkitkan Ekonomi bagi masyarakat serta menunjukan sikap Rasional dengan kejadian disekitar.

Menarik Ngopi bersama Rocky Gerung Senin 9/7 di Star Up Cafe S Parman Ulakkarang Padang. (foto: wanteha)

“Dengan rasional, pariwisata kita sebenarnya bisa membangkitkan dan meningkatkan Ekonomi Masyarakat sekitar,”ujar Zuhrizul pada diskusi dipandu dosen Fisip Unand. (wanteha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *