Sipenebang Hutan Simancuang Digerebek, Tiga Orang Tersangka Diamankan Polisi

oleh -1,971 views
oleh
1,971 views

Solok Selatan– Warga Jorong Simancuang, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, was-was dan resah dengan adanya penebangan illegal logging yang tidak jauh dari perkampungan warga, penebangan hutan secara liar tersebut sangat ditakuti warga Simancuang karena bisa mengakibatkan bencana alam, banjir, longsor, Erosi dan lainya, sebut warga Simancuang.

“Dengan kejadian tersebut, warga melaporkan illegal logging ini kepada Pemerintahan Nagari yaitu Wali Jorong Simancuang dan Wali Nagari Alam Pauh Duo, Irman Syahputra.

“Irman Syahputra lansung menyurati Dinas Kehutanan dan pihak berwajib.

Melalui informasi didapatkan dari masyarakat, Kapolsek Sungai Pagu, Iptu Azwar Zamzami bersama anggota laksanakan penyelidikan langsung turun ke lokasi untuk membuktikan hal ini.

“Ternyata dugaan masyarakat itu benar, Kapolsek Sungai Pagu perintah anggotanya untuk segera melakukan mengerebekan terhadap sipenebang hutan Simancuang

Waka Polsek Sungai Pagu Ipda Henki menjelaskan,” kami menemukan Barang Bukti (BB) di penumpukan olahan kayu yang tidak jauh dari titik lokasi penebangan kayu tersebut, bahkan bunyi suara mesin Senso terdengar jelas ke sini, Ujar,”Ipda Henki.

Seketika itu juga, akhirnya kami lansung menuju TKP dan mengerebek Tiga orang tersangka AD (30), DN (45), DY (45). bersama Barang Bukti (BB) 1 unit senso dan Kayu olahannya. Pada Selasa sore, 9 Januari-2024

“Polsek Sungai Pagu limpahkan penyidik ke Polres Solok Selatan

Untuk penyelidikan lebih lanjut, Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti melalui Kanit Tipiter Polres Solok Selatan, Tomy Yudha yang diwakili Bripka Khairul dan Briptu Syafriadi turun langsung ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) membawa sala seorang tersangka AD (30) untuk mencari titik lokasi penebangan yang dibabat nya

Setela tiba di TKP rombongan penyidik bersama Dinas Kehutanan Kabupaten Solok Selatan menemukan empat titik lokasi penebangan dan sekaligus
pemasangan Police line

“Ketiga tensangka ini ternyata warga Jorong Simancuang, ironisnya tersangka DN, DY, mantan anggota Lembaga Pengelolah Hutan Nagari (LPHN).

“Untuk penyelidikan lebih lanjut, sampai berita ini kami turunkan, Selasa (23/1-2024) melalui Kanit Tipiter Tomy Yudha, kami menunggu hasil Kesatuan Pengelolah Hutan Lindung (KPHL) Batang Hari, apakah lokasi penebangan termasuk wilaya hutan lindung dan sebagainya, Kata,” Tomy. (Kampai)