Soal Harga Bawang, Nofi Chandra ‘Paksa’ Pejabat Teknis ke Alahan Panjang

oleh -982 views
oleh
982 views
Dua Senator DPD RI Nofi Chandra (kanan) dan Habib Ali Alwi berbincang soal harga bawang, Minggu 11/6 di Mentawai Rastaurant Hotel Pangeran Padang.
Dua Senator DPD RI Nofi Chandra (kanan) dan Habib Ali Alwi berbincang soal harga bawang, Minggu 11/6 di Mentawai Rastaurant Hotel Pangeran Padang.

Padang,—Soal harga bawang yang terus menukik turun telah menestapakan ratuasan petani bawang di Kabupaten Solok.

Senator DPD RI Putera Solok tidak terima kondisi harga bawang tidak berpihak kepada petani. Apalagi menurut Nofi Menteri Pertanian sudah mencanangkan Solok sentra bawang Sumatera.
“Saya sudah fasilitasi saudara saudara saya petani bawang ke Menteri Pertanian terkait janji harga bawang Solok di beli Bulog, tapi belum juga ada titik terang, besok lewat Komite II saya minta dua pejabat teknis di Kementerian Pertanian dan di Bulog temui petani di Alahan Panjang,”ujar Nofi Chandra kepada petinggi media di Padang usai buka puasa bersama Minggu 11/6 di Mentawai Restaurant Hotel Pangeran Padang.
Dua pejabat teknis yang dipaksa dalam tansa kutip oleh Komite II DPD RI yakni Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Dirjen Hortukuktura Kementerian Pertanian Priasto Setyanto dengan Direktur Pengadaan Tri Wahyudi Saleh
“Pada pertemuan dengan patani besok juga dihadiri langsung Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba dan Ketua PURT DPD RI Habib Ali Alwi,”ujar Nofi Chandra.
Output dari pertemuan besok itu kata Nofi harus ada kepastian, bahkan Senator DPD RI dari Banten mengatakan kalau mau petani sejahtera harus ada kepastian.
“Tidak ada yang menghalangi lagi kakau sudah ada MoU dua kementerian dengan Bulog soal beli bawang petani Solok Rp 15 ribu per kilo, mestinya jalani, katanya sejahterakan petani masak masih dihalangi lagi dengan aturan lain,”ujar Habib Ali Alwi.
Menurut Nofi yangbpaham dengan kehidupan petani bawang, harga jual ke Bulog Rp 15 ribu perkilo masih rasional.
“Saya tahu pasti harga Rp 15 ribu per kilo tidak terlalu menguntungkan petani juga kok, saya paham betul karena kehidupan saya tidka jauh beda dengaj saudara-saudara saya petani bawang,”ujar Nofi yang dulu pengusaha Jagung di Solok.
Nofi Chandra berhadap pertemuan besok sudah menghasilkan apa yang diinginkan petani.
“Saya berharap ada hasil yang berpihak kepada petani bawang Solok,”ujarnya. (wandi)