Strategi Menjadi Pemilih Pemula yang Cerdas

oleh -1,058 views
oleh
1,058 views
Romy Nasmi Wibawa. (dok)

SALAH satu cara yang dapat dilakukan untuk menentukan orang-orang yang berhak mewakili rakyat dalam pemerintahan ialah dengan melaksanakan pemilihan umum.

Pemilihan umum merupakan wadah yang digunakan untuk memilih seseorang dalam mewakili kepentingan rakyat di roda pemerintahan. Melalui pemilu, legitimasi kekuasaan rakyat diimplementasikan melalui penyerahan kekuasaan dan hak rakyat kepada wakil rakyat agar sewaktu-waktu rakyat dapat meminta pertanggungjawaban terhadap kekuasaan yang dimiliki.

Dengan adanya pemilihan umum ini, diharapkan wakil rakyat yang baru dapat memberikan perubahan ke arah yang lebih baik bagi roda pemerintahan. Di mana para wakil rakyat ini diharapkan dapat memberikan inovasi dan solusi dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada. Hal ini semata-semata agar Indonesia dapat mewujudkan visi Indonesia emasnya pada tahun 2045.

Namun, untuk sampai kepada tahap tersebut perlu proses panjang yang harus dilalui. Salah satunya keterlibatan anak muda dalam berpartisipasi politik.

Dari tinggi dan rendahnya partisipasi politik dapat terindikasi sudah sejauh mana para generasi muda saat ini paham dan mengerti terhadap kegiatan kenegaraan tersebut.

Sebab pada pemilihan umum yang tidak lama lagi akan datang, peran generasi muda sangat mempengaruhi jumlah suara yang ada dalam penentuan wakil rakyat. 

Generasi muda saat ini tentu memiliki latar belakang dan tantangan yang berbeda dalam tumbuh dan berkembangnya. Di mana mereka hidup berdampingan dengan kencangnya arus globalisasi dan perkembangan zaman yang terus menjadi kompleks.

Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri sebab generasi muda saat sekaranglah yang akan menjadi generasi penerus dari negara berikutnya. Apabila bila kesempatan ini tidak dimanfaatkan dengan baik, khususnya pada generasi muda saat ini maka akan sulit mewujudkan visi emas di Indonesia 2045.

Untuk itu, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan ketika mendekati hari pemilihan umum dalam menentukan wakil rakyat berikutnya, yakni :

  1. Meningkatkan literasi dan pemahaman mengenai pendidikan politik yang ada di negara kita. Sebab dengan semakin berkembangnya zaman, banyak masalah yang akan dihadapi dan berkembang menjadi kompleks sehingga perlu sikap dan tanggapan dari generasi muda dalam menjawab persoalan dari situasi tersebut.
  2. Ikut berpartisipasi dalam diskusi publik. Hal ini sangat berguna untuk kita sebagai generasi muda untuk selalu memberikan pendapat dalam memantau dan mengikuti perkembangan negara dimasa yang akan datang. Sebab generasi muda tentunya memiliki cara pandangan tersendiri dalam merespon berbagai hal yang terjadi.
  3. Selalu menggunakan sumber informasi yang terpercaya. Dengan semakin lajunya arus perkembangan zaman, segala sesuatu dapat mudah tersebar dari arah manapun. Maka dari itu, penting bagi kita sebagai generasi muda untuk bisa memilah mana informasi yang akurat dan tidak akurat. Apabila telah termakan dengan isu-isu hoax maka akan sulit untuk menerima kenyataan yang terjadi.
  4. Berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum dimulai sedari awal yakni dengan mengamati secara bijak sejak masa kampanye, saat pencoblosan, hingga sampai pada tahap penetapan hasil. Ikut berpartisipasi menjadi elemen penting dalam terpenuhinya sistem demokrasi yang berkedaulatan kepada rakyat.  Hal ini sangat penting dalam menentukan bagaimana langkah negara berikutnya, sebab satu suara dan apa yang kita berikan menjelang pemilu dapat mempengaruhi hasil yang didapatkan.

Dengan menerapkan beberapa hal tersebut dalam menyambut pesta demokrasi, maka kita sebagai generasi muda sudah berperan penting untuk mewujudkan visi menuju Indonesia emas 2045.

Generasi muda yang mampu memberikan perubahan dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan negara merupakan hal yang ditunggu oleh negara. Sebab yang menentukan sebagian langkah tentang Indonesia kedepannya ialah generasi penerusnya.(analisa)

Oleh: Romy Nasmi Wibawa
Mahasiswa Ilmu Politik UNAND