Suara Rakyat Alumni Hukum Unand, “Ghiroh Kita Aklamasi”

oleh -642 views
oleh
642 views
Ghiroh Mubes IKA FH Unand kata Fahmiron tidak ada voting, Kamis 24 Februari 2022. (dok)

Padang, — Dua hari jelang ketok palu Mubes IKA FH Unand, persaingan ketat semakin kentara antar dua Caketum S Budi Syukur dengan Prim Haryadi.

Tapi suara rakyat alumni FH Unand justru menghendaki tradisi musyawarah mufakat tetap menjadi ghiroh demorkasi di IKA FH Unand.

“Ghiroh kita bermusyawarah selama ini adalah musyawarah mufakat. Tidak ada DNA demokrasi di Alumni Hukum Unand itu voting dalam memilih ketua umumnya. Dan prinsip alumni FH Unand itu etika dan estetika kepada senior selalu tertancap di sanubari kita semua,” ujar Alumni FH Unand cukup senior Fahmiron kepada media di Padang, Kamis 24 Februari 2022.

Fahmiron dan ribuan alumni Kampus Merah (nama beken FH Unand) yakin tokoh-tokoh alumni FH Unand akan turun melakukan konsolidasi menghindari voting dan menyejukan pertarungan head to head di Mubes IKA FH Unand 26 Februari 2022.

“Ketua Umum Adityawarman sudah menyejukan sikapnya di media terkait Mubes No Voting, lalu ada Prof Elwi, Prof Busra dan Prof Yuliandri pasti semangatnya sama yaitu ghiroh musyawarah mufakat utama di Mubes Sabtu besok,” ujar Fahmiron.

Bahkan jika voting pun Fahmiron mengatakan itu sebuah kemunduran dari tradisi Mubes IKA FH Unand

“Saya dan alumni lain terutama suara dari banyak angkatan memastikan jika voting pun Pak Prim Haryadi unggul, tapi tujuan kita ber-Mubes tidak demikian, kita harus merawat tradisi dalam memilih pemimpin alumni kampus merah, aklamasi yes, voting no,” ujar Fahmiron.

Bahkan Fahmiron meyakini jika Pak S Budi Syukur mengedepankan etika dan estetika kekeluargaan besar Alumni FH Unand , maka langah ke depannya pak Budi Syukur akan sukses dan pasti didukung seluruh alumni kampus merah.

“Saya pastikan demikian, karena memegang etika dan estetika, maka kelas Pak Budi Syukur sudah negarawan dalam menghornati alumni lebih senior,” ujar Fahmiron. (***)