Sumbar Negeri Bencana, Warga Harus Siapsiaga Terhadap Kemungkinan Bencana Terjadi

oleh
Alirman Sori bersama KSB Banuaran di Masjid Al Quwait, Minggu 17/3 (foto: srb)

Padang,—Sumatera Barat terkenal sebagai daerah supermarket bencana, bahkan warganya terus dihantui oleh berbagai bencana. Seperti, gempa bumi, banjir, angin puting beliung, longsor.

“Dan bencana alam suatu hal yang selalu ada, yang tidak bisa untuk dihindari. Salah satu upaya untuk menimalisir korban jiwa dan harta benda dibutuhkan kesiagaan terhadap bencana tersebut,”ujar Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI), Dr. H. Alirman Sori, SH, M.Hum. MM. saat memberikan materi Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Pengukuhan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Mitra Utama, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, di Masjid Al Quwait Minggu, 17/3.

Alirman Sori yang tercatat sebagai calon Anggota DPD RI, menegaskan dengan adanya siaga bencana maka masyarakat akan lebih paham dengan kebencanaan, baik bentuk, jenis dan sifat dari bencana. Selain itu, juga akan memunculkan manajemen keluarga dalam menghadapi bencana.

“Untuk menyikapi bencana, semua masyarakat harus memahami tentang kebencanaan itu sendiri. Dengan adanya siaga bencana, maka resiko besar terhadap bencana itu bisa dimininalisir. Kita bangga dengan adanya kepedulian masyarakat di sini,” ujarnya.

Alirman Sori mengapresiasi langkah Pengurus Masjid Al Quwait yang bertekad menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat. Hal ini tidak hanya sebagai upaya meramaikan masjid, tapi juga mempermudah komunikasi langsung antar sesama masyarakat.

Ketua Masjid Al Quwait yang juga Ketua KSB Mitra Utama Banuaran Nan XX, Saribulih menyampaikan akan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat. Masjid ujarnya tidak hanya sekedar tempai menjalankan kegiatan keagamaan dan pendidikan, tapi juga untuk kegiatan sosial kemasyarakatan, ekonomi dan budaya.

“Masjid Al Quwait juga kita jadikan sebagai sekretariat KSB Mitra Utama. Langkah berikutnya, kita juga akan menjadi masjid sebgai pusat kegiatan kegiatan ekonomi dengan membentuk Koperasi Syariah Masjid,”ujarnya.

Kegiatan ini kata Saribulih juga mendapat dukungan dari Anggota DPRD Padang, Masrul, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Padang, H. Maigus Nasir, S.Pd. PMI Sumatera Barat, Pengurus Pusat PMI, Dr. H. Alirman Sori, SH. M.Hum. MM, Lurah Banuaran, Dirsan, S.Sos dan RW, RT dan Pengurus Masjid Al Quwait. Kita berharap, ini akan terus berlanjut untuk kemaslahatan umat,” ujarnya

Dalam Pelatihan tersebut juga memberi materi Praktisi KSB, Juhardio Anse dan Antoni dari Palang Merah Provinsi Sumatera Barat. Pelatihan mendapat respon positif dari para peserta. Apalagi, materi yang disampaikan menyentuh pada kehidupan (relis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *