Swab Restoran dan Kafe Tekad Bersama Keluarkan Padang dari Zona Merah

oleh -107 views
Swab Restoran dan Kafe bukti pemilik dan pengelolanya adpatif covid-19, Minggu 25/10 (foto: dok)

Padang,—Pergulatan silent spreader untuk memaparkan korona kepada orang sehat, kini diprediksi di pusaran restoran, rumah makan dan kafe, Padang terus zona merah setiap hari saple swab diperiksa positifnya 20 sampai 30 persen.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno terbitkan instruksi untuk pemeriksaan swab pengelola dan pemilik restoran, cate dan rumah makan terkhusus di Padang.

Kepala Pusat Diagnostik Riset Penyakin Infeksi Takultas Kedokteran Unand Padang Dr.dr Andani Eka Putra mengatakan pihaknya siap periksa gratis sample swab pemilik dan pengelola sesuai instruksi gubernur tersebut.

“Takad saya dan semua pihak yang peduli terhadap pergumulan covid-19 selama ini, adalah siap keluarkan Padang dari zona merah,”ujar Andani.

Potensi penyebaran covid-19 di restoran, rumah makan dan kafe itu sangat besar. Sehingga itu harus bersama bantu memutus mata rantainya.

“Ada prosedur untuk swab massal gratis itu dan ada pakta integritas serta ada reward atas kesuksesan adaptif covid-19 restoran dan cafe,”ujar Andani.

Hasilnya tidak konsumsi publik. “Saya yang sampaikan ke pemilik restoran dna cafe itu langsung atas hasil pemeriksaan swab mereka,”ujar Andani berdiksusi dengan Ketua Komisi Informasi Sumbar Nofal Wiska Minggu 25/10 siang di Pusat Diagnostik Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand.

Karena data tracking sample swab positif ternyata menurut Andani restoran dan cafe punya potensi penularan covid di Padang.

“Allhamdulillah Dinkes Kota Padang mendukung dan siap bantu menurunkan survilancenya. Pemilik restoran dan cafe juga sudah bergabung dalam group whatsapp khusus untuk pemilik dan pengelola sebagai ajang kordinasi dan konsultasi, form isian untuk disample sudah kita sampaikan di whatsapp group tersebut,”ujar Andani yang langsung menjadi admin whatsapp group ‘kawal kuliner’.(rilis: kawal kuliner)