Tak Puas Pidato Megawati, Pandong : Tempuh Jalur Hukum

oleh -297 views
Wakil ketua. DPD PDI Perjuangan Sumbar Pandong Spendra menerangkan sikap partainya terkait pihak tak puas dengan pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Senin 23/1 di DPD PDI Perjuangan Sumbar

Padang,—Pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati saat Harlah partai itu telah mengundang polemik sebagian kalangan, bahkan menjalar ke Sumbar yang mengadukan ke DPRD Sumbar oleh berbagai elemen organisasi masyarakat, Senin 23/1.

Menyikapi ini, DPD PDI Perjuangan Sumbar tidak tinggal diam, tadi Wakil Ketua PDI Perjuangan Sumbar, Pandong Spendra menyampaikan sikapnya.

“Terkait pidato ketua umum kami, adalah urusan internal kami, tapi tidak salah juga dikonsumsi masyarakat Indonesia, apalagi partai kami adalah partai berkuasa saat ini,”ujar Pandong.

Dan PDI Perjuangan memastikan pidato itu adalah sikap partainya, kalau ada menimbulkan riak dan menyinggung kelompok masyarakat lain, PDI Perjuangan Sumbar tidak bisa menyalahkan.

“Tapi kami dan semua masyarakat Indonesia percaya bahwa negara ini adalah negara hukum, jadi kalau ada ketidakpuasan dan menyinggung, ayo tempuh jalur hukum, dan kami akan siapkan pembela hukum terbaik untuk membala sikap dan pidato politik Ketua Umum kami,”ujar Pandong.

Dan, kata Pandong lagi partainya siap berdialog untuk kokohnya kehidupan berbangsa dan bernegara di NKRI tercinta ini.

“Kami siap berdialog soal pidato itu kepada masyarakat yang mengatas namakan masyarakat Minang dan atau atas nama Ormas. Kami PDI Perjuangan siap mendialogkan setiap ide/gagasan dalam rangka memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia ini,”ujarnya.

Untuk stabilitas nasional PDI Perjuangan juga menuntut dan mendesak Pemerintah dan aparat penegak hukum untuk membubarkan Ormas-ormas yang menebar kebencian dan Intoleran.

“Kita terlahir dalam perbedaan dan semangat berbeda tapi satu, itu yang memerdekan republik ini, jadi jangan sebagai Ormas lalu klaim atas nama masyarakat terus menyebar kebencian, tidak benar itu, dan sah saja kalau gara-gara Ormas seperti itu menimbulkan perpecahan, ┬ápemerintah mengambil tindakan tegas seperti membubarkannya,”ujar Pandong didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Syamsul Bahri.

Bahkan Pandong menegaskan adanya rencana aksi di Padang, bukan tidak ada Ormas dan individu siap melakukan aksi tandingan dan pembelaan.

“Tapi kita redam, karena PDI Perjuangan Sumbar tidak ingin merusak kondusifnya Sumatera Barat, dan kita bersikap, pihak yang tersinggung dan tidak puas silahkan mengambil langkah hukum,”ujarnya. (Wandi)