Teddy Alfonso Tegas, Investasi Bukan Hanya Sekedar Pendongkrak PAD

oleh -815 views
oleh
815 views
Teddy Alfonso sebut investasi belum genjot maksimal PAD dan lapangan pekerjaan. (dok/cm)

Padang,— Investasi memang menjadi buruan bagi para kepala daerah di Sumbar, tapi apakah genjot Pendapatan Asli Daerah (PAD)?, patut disimak ulasan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Teddy Alfonso.

Teddy Alfonso yang juga Ketua HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) menekankan pentingnya kebijakan investasi yang berkeadilan sebagai kunci akselerasi perekonomian daerah.

Menurutnya, investasi bukan hanya sekadar untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga harus membuka peluang lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran serta kemiskinan.

Teddy mencermati, investasi di Sumbar dihadapkan pada sejumlah tantangan, termasuk suku bunga, pertimbangan tujuan keuangan, pengetahuan riset daerah, toleransi risiko, dan masa investasi.

“Dampak dari kondisi ini adalah minimnya industri besar yang masuk ke Sumbar. Kondisi APBD Sumbar, konsumsi masyarakat per kapita, dan kualitas hidup masyarakat Sumbar ikut memengaruhi investasi,” terangnya saat dijumpai wartawan, baru-baru ini.

Teddy yang juga saat ini Caleg DPR RI dari Partai Golkar mencontoh investasi di Sumbar yang belum terkonsolidasi dengan baik, seperti PSN Air Bangis, yang akhirnya menimbulkan kontroversi.

Sebagai proyek yang dapat memberikan manfaat luas, terutama terkait lapangan pekerjaan dan perputaran ekonomi, dikatakan Teddy, tidak dikonsolidasikan dengan Baik oleh pemerintah kepada masyarakat.

Di sisi lain, dinyatakan oleh tokoh masyarakat, Efif Syahrial, PSN dapat meningkatkan penjualan hasil tangkapan ikan, memperkuat ekonomi lokal, dan memberikan lapangan pekerjaan.

Melihat hal itu, Teddy menilai, pemerintah perlu menjalin komunikasi yang baik dengan semua stakeholder, menyelaraskan kepentingan, dan memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kebijakan investasi. Itulah dibutuhkannya kebijakan invetasi yang berkeadilan, yang disusun dengan melibatkan pemikiran masyarakat dan pelaku usaha.

“Kebijakan yang berkeadilan harus memastikan bahwa keuntungan dari kekayaan alam dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Bahkan bila perlu, biarlah SDA kita tersimpan dulu saja daripada dinikmati oleh asing belaka,” ujar Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia ini.

Strategi investasi yang memberikan dampak positif bagi semua penting diwujudkan, karena investasi bukan hanya penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai sarana menciptakan keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Saya optimis bahwa dengan kebijakan investasi yang tepat, Sumbar dapat meraih kemajuan ekonomi yang berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat,” pungkasnya. (cm)