Terapkan ‘Zero Accident’ Konstruksi, PAKKI MoU dengan Fak.Teknik UNP Adakan Pelatihan  dan Akan Bangun Labor Safety K3 

oleh -1,034 views
oleh
1,034 views

Padang–Terapkan ‘Zero Accident’ dalam pekerjaan konstruksi,  Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia (PAKKI) wilayah  Sumatera Barat (Sumbar) bersama Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan MoU dan

kompetensi Pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi selama 50 jam atau 5 hari (8-13 Desember 2023) diikuti oleh 11 profesor dan doktor yang meeupakan  dosen senior dan guru besar Fakultas Teknik UNP pada Jumat (8/12) di Kampus Fakultas Teknik, UNP.

Pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama atau MoU antara Fak Teknik UNP dengan PAKKI Sumbar, oleh Dekan Fakultas Teknik UNP Dr Ir Krismadinata dan Ketua PAKKI Sumbar Ir Nasirman Chan MT IPM ASEAN Eng CSP APEC Eng,

Saat pembukaan,  Dekan Fak. Teknik UNP Dr Ir Krismadinata menyoroti pentingnya menerapkan K3 keselamatan kerja dalam setiap project.

“¹K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangatlah penting, sering pekerja abai menjaga keselamatannya baik dari segi kelengkapan safety maupun ketelitian saat bekerja sehingga membahayakan dirinya sendiri. Oleh karena itu Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi itu juga menjadi perhatian secara detail di Fakultas Teknik UNP saat praktik kerja di Labor Workshop Teknik Mesin, Teknik Sipil, Elekro, Elektronika, Tambang, dan Teknik Otomotif.” Ucap Dekan Fak. Teknik UNP.

Ketua PAKKI Ir Nasirman Chan MT IPM ASEAN Eng CSP APEC Eng ,menyebutkan Kerja sama/ MoU bersama PAKKI Sumbar dalam mengadakan pelatihan ini bisa melahirkan peserta pelatihan yang sudah berkompetensi dan bersertifikat sehingga ia bisa mentransfer ilmu juga menciptakan inovasi keselematan kerja bagi dunia pekerjaan konstruksi.

“Ini kolaborasi dari para pelaku K3 dan K3 Konstruksi yang berkecimpung di lapangan, dengan civitas akademik. Sehingga akan terjadi diskusi-diskusi, saling mengisi, akan ada penelitian-penelitian baru, dan inovasi di bidang K3 Konstruksi. Sebab PAKKI merasakan tanggung jawab moral terhadap perkembangan K3 yang memang bersifat dinamis,” ungkap Ketua PAKKI Sumbar, Nasirman Chan.

Dalam kerjasama tersebut tercetus rencana membangun Labor Safety K3 di UNP juga bertujuan untuk menciptakan ahli-ahli K3 dimana  pemahamannya tidak saja pada penerapan K3 secara baik, tapi juga mampu melahirkan penelitian-penelitian, jurnal hingga inovasi dari akumulasi hasil penelitian.

Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia, kata Nasirman Chan beranggotakan Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) seperti Sepro, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) K3 Konstruksi, Lembaga Diklat, Sepro, BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). (monsis)