Tiga Bulan Usaha Terhenti, Titi Terbantu BLTDD, Diserahkan Syafrizal Ucok

oleh -218 views
Syafrizal serahkan BLTDD di Koto Tonggi Baso Agam, Rabu 27/5 (foto: dok/ys)

Agam,—-Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk bulan April kepada keluarga penerima BLT, Rabu, 27/5 di Kantor Wali Nagari Koto Tinggi.

Penyerahan BLTDD di Koto Tinggi sepertinya spesial karena penyerahan bantuan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Drs. H. Syafrizal, MM.

Syafrizal Ucok top ya Kadis DPMD Sumbar ini hadir khusus untuk menyerahkan bantuan tersebut di Nagari Koto Tinggi.

Penyerahan itu disaksikan Wali Nagari Koto Tinggi, Geginda, Kordinator Propinsi Konsultan Pengembangan Wilayah (KPW) I, P3MD Sumbar, Feri Irawan, Tenaga Ahli Madya (TAM) Pemberdayaan, Khairul Anwar, Tim TA P3MD Agam , PD dan PLD se Kecamatan Baso.

Atas penyerahan bantuan tersebut, keluarga penerima bantuan merasa sangat terbantu kehidupan ekonomi yang merosiot ditengah menghadapi pandemi Covid-19.

“Sudah hampir tiga bulan kegiatan menjahit saya berhenti dan kehilangan pemasukan. Dengan diterimanya BLT Dana Desa ini, saya sangat terbantu,”ujar Titi, warga Jorong Batu Taba, Nagari Koto Tinggi, saat menerima bantuan tersebut.

Kadis DPMD Sumbar, Syafrizal mengingatkan agar dana BLT yang diterima dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok yang diperlukan sehari-hari. Jangan sampai bantuan tersebut dipakai untuk hal-hal yang diluar kebutuhan pokok.

”Gunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok bapak /ibu dalam menghadapi pandemi Covid -19,”ucapnya kepada penerima BLT.

Sementara Wali Nagari Koto Tinggi menyebutkan, di Nagari Koto Tinggi terdata 168 keluarga miskin dan terdampak Covid-19 yang menerima bantuan.

Seluruh penerima bantuan tersebut akan menerima BLT tahap pertama atau untuk bulan April. Sesuai dengan Permendes No 6 Tahun 2020, BLT Dana Desa akan diberikan selama tiga bulan terhitung dari bulan April sampai Juni senilai Rp 600.000 per bulan,

Ditambah, setiap penerima bantuan BLT Dana Desa akan diberikan stiker penerima BLT Dana Desa dan stiker tersebut harus terpasang dirumah-rumah masing sehingga masyarakat yang lain tahu siapa saja penerima BLT Dana Desa.

“Stiker ini harus terpasang dirumah Bapak/Ibu,” tegasnya seusai ikut menyerahkan bantuan tersebut.

Di Kabupaten Agam sendiri, hingga tanggal 27 Mai 2020, tercatat telah 75 Nagari yang telah mencairkan BLT Dana Desa dari 82 Nagari yang ada.

Diprediksi hingga akhir Mai seluruh Nagari telah mencairkan bantuan BLT, karena seluruh proses administrasi proses pencairan BLT Dana Desa sudah dituntaskan seluruh Nagari dan tinggal pencairan saja.(rilis/ys)