Tiga Tokoh Perempuan ‘Basansam’ di FGD JPS

oleh -681 views
oleh
681 views
Alot diskusi FGD JPS di Hotel Matraman Jakarta, Kamis 20/2 (dok/jps)

Jakarta,—FGD Series Jaringan Pemred Sumbar (JPS) menghadirkan tiga tokoh perempuan Minang berlabel nasional.

Ketiga tokoh itu, Nevi Zuairina (Anggota DPR RI), Sastry Bakri (Widyaswara Kemendagri) dan Deputi Kajian Startegis Lemhanas RI Prof Reni Mayerni, bicara lepas pada FGD Series Mencari Pemimpin Sumbar ke Depan digelar Jaringan Pemred Sumbar (JPS) .

Ketiganya akan mengupas soal potensi perempuan untuk Sumbar kedepan dimoderator dedengkot JPS Isa Kurniawan juga dihadiri Pembina JPS HM Nurnas.

Anggota DPR RI Nevi Zuairina (foto: dok/jpd)

Nevi Zuirina, rissing start perempuan Sumbar di pentas politik nasional, terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapil Sumbar 2, asal PKS.

“Perempuan harus kompak, potensi itu besar, perempuan minang itu cerdas ulet dan kuat, tinggal memperkuat kekompakan saja,”ujar Nevi.

Prof Reni Mayerni, Deputi Kajian Strategis Lemhanas mengatakan perempuan hebat di minang masih tak dihargai, selalu ada streotip.

“Hebat sekalipun perempuan, tetap saja di tigo tungku sajarangan itu laki laki semua, perempuan di mana,”ujar Prof Reny.

Sastri Bakry. (foto: dok/jps)

Sastri Yunizarti Bakry kenyang di birokrat baik di Sumbar hingga menjadi Widyaswara Kemendagri, cendrung mengatakan perempuan belun optimal hanya karena mental trap.

“Kalau soal kapabelitas, kapasitas dan integritas serta fokus bekerja punya kompetensi, dari dulu sampai kekinian perempuan minang memiliki itu, ketika perempuan Sumbar lepas dari mental traps, pasti perempuan bisa jadi kepala daerah,”ujar Sastri.

“Branding gimana,” kata HM.Nurnas. “peran partai dan pers lah untuk.membranding perempuan untuk maju sebagai kepala daerah,”ujar Sastri. (iko)