Tujuh Pasien Positif Corona, Empat Senator Desak Lokal Lockdown

oleh -287 views
Alirman Sori sampaikan desakan senator asal Sumbar untuk locak lockdown Sumbar, Jumat 27/3 (foto: dok)

Jakarta,—-Selasa Sumbar masih nihil positif corona virus, tapi dua hari terakhir sudah tujuh orang berstatus positif Covid-19. Peta Sumbar di gugus tuga nasional pun langsung berwarna merah atau daerah terinfeksi.

Sadar bahwa kontak orang menjadi median terefektif menjalarnya Corona Virus, empat Senator DPD RI adal Provinsi Sumbar angkat bicara mendesak Gubernur Sumbar minta ke presiden untuk local lockdown atau karantina wilayah.

Desakan itu menyusul beberapa daerah, gubernurnya sudah menetap lockdown dalam tanda kutip daerahnya, seperti  DKI, Papua, NTT dan Kota Tegal dan terakhir Bengkulu.

Emma Yohana, Muslim M Yatim, Alirman Sori dan Leonardy Harmainy, merupakan senator terpilih Pemilu 2019 sepakat minta local lockdown Sumbar.

“Sudah sangat mendesak dan kalau lockdown memutus rantai sebaran Covid-19 di Sukbar mengapa tidak dilakukan pertimbangannya, selamatkan masyarakat,”ujar Juru Bicara Empat Senator Sumbar, Alirman Sori, Jumat 27/3 di Jakarta.

Alirman Sori, menyampaikan usulan local lockdown itu mengatakan, Sumatera Barat termasuk daerah yang rawan penyebaran Covid-19. Hal itu dikarenakan banyaknya arus keluar masuk warga ranah rantau dan warga rantau luar negeri yang pulang kampung.

“Sumbar itu ranah dan rantau bernama minangkabau tipikal orangnya mobile, dan aturan melarang keluar masuk tidak ada. Tapi kalau sudha wabah begini keputusan sulit pun harus dilakukan, meski telah ada proteksi orang masuk tapi terbukti tidk efektif dari status PDP dan ODP, hari ini sudah tujuh orang positif corona,”ujar Alirman.

Dan kalau dibiarkan tidk ada lokal karantina maka ledakan covid-19 diyakini analisa kesehatan ledakan kasis positif semakin hari makin meningkat.

“Proteksi dini orang masuk, bukan mencurigai, tetapi upaya preventif untuk menjaga dan mengetahui arus penyebaran pandemik dan menyelamatkan nyawa lebih banyak lagi,”ujarnya.

Kata Alirman Sori kebijakan local lockdown sangat memungkinkan dilakukan setiap daerah, karena bila mencermati Keppres 9 Tahun 2020 kepada daerah diberikan kewenangan untuk merealokasi anggaran untuk penanganan Covid-19.

Untuk keselamatan masyarakat Sumbar kata Alirman Sori tidak ada kata terlambat apalagi takut untuk melakukan yang terbaik dalam kondisi yang rumit.

”Dan ingat pada setiap niat baik untuk kemaslahatan umat atau warga, Insya Allah,  Allah SWT mudahkan segala urusan,”ujar putera asli Pesisir Selatan ini. (setjen)