Tuntaskan Infrastruktur Terbengkalai, Presiden Usulkan Triliuan Rupiah ke Sumbar

oleh -815 views
oleh
815 views
Anggota DPR RI asal Sumbar Alex Indra Lukman pastikan Presiden Jokowi sangat perhatikan Sumbar, 2018 triliunan rupiah proyek infrastrukur ke Sumbar, Minggu 6/8. (foto: google)
Anggota DPR RI asal Sumbar Alex Indra Lukman pastikan Presiden Jokowi sangat perhatikan Sumbar, 2018 triliunan rupiah proyek infrastrukur ke Sumbar, Minggu 6/8. (foto: google)

Merdeka,-– Presiden RI, Joko Widodo sedikitnya mengusulkan belasan proyek pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat pada RAPBN 2018.

Hal ini disampaikan Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Sumbar 1, Alex Indra Lukman lewat rilis diterima media ini, Minggu 6/8.

Menurut Akex untuk menuntaskan infrastruktur dan membangun jalan kota dan kabupaten di Sumbar angkanya menembus triliunan rupiah.

“Sebagian ada yang berstatus proyek lanjutan, namun tak sedikit pula proyek baru,” ujar Anggota Komisi V DPR RI, Alex Indra Lukman.

Dikatakan Alex, proyek pembangunan jalan yang dibiayai APBN itu, dianggap pemerintah pusat bisa menyelesaikan sejumlah persoalan transportasi darat, yang melilit Sumbar selama ini.

“Terkait pembangunan jalan baru, pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota, diharapkan menuntaskan proses ganti rugi, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan jalan itu nantinya,” tegas Alex yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar itu.

Disebutkan Alex, pembangunan infrastruktur itu, untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai pembangunan Trans Mentawai di Sipora, di Siberut, di Pagai Utara hingga ke Pagai Selatan.

“Di Mentawai ini, di RAPBN 2018 juga dialokasikan anggaran untuk pembenahan Bandara Rokot,” ungkap Alex.

Untuk Kota Padang, proyek pembangunan infrastruktur jalan yaitu itu pembangunan ruas Jalan Teluk Kabung – Mandeh – Tarusan. Kemudian, Jalan Purus menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

“Juga ada pembangunan Jembatan Lolong, Jembatan dekat Kampus Bung Hatta,” ungkap Alex, anggota DPR RI Dapil Sumbar I itu.

Di Pasaman Barat, proyek nasional yang diusulkan di APBN 2018 yakni Jalan Bunga Tanjung menuju Teluk Tapang. Kemudian, juga lanjutan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang.

“Selain itu, untuk mengurai kemacetan di Pasar Koto Baru yang merupakan pusat pasar sayur di Sumbar, pemerintah pusat juga mengusulkan pembangunan jalan alternatif sehingga arus lalu lalu lintas di jalan lintas Sumatera itu, tak terganggu lagi oleh pedagang yang meluber hingga ke badan jalan,” terang Alex.

Alek juga menegaskan, Pemerintah Pusat menyetujui rencana pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru.

“Itu lah data sementara, proyek pembangunan infrastruktur yang terkait di bidang Komisi V,” terang Alex yang juga Bendahara Fraksi PDIP DPR RI itu.

Menurut Alex Indra Lukman pada masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo juga memberikan perhatian lebih pada Sumatera Barat dalam segi percepatan pembangunan infrastruktur.

“Pada 2014 lalu, Presiden Jokowi sangat perhatian soal pembangunan infrastruktur Sumbar, yaitu pengembangan infrastruktur jalan nasional di wilayah Barat Sumatera, itu jelas tercantum dalam program Western Indonesian National Roads Improvement Project (WINRIP),”ujarnya.

Proyek WINRIP ini merupakan kerjasama Indonesia dengan Bank Dunia dengan sumber dana USD 250 juta dan dari APBN USD 100 juta.

“Ada pun wilayah pengerjaan proyeknya meliputi meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung,”ujarnya.

Tapi pada program ini Sumbar paling beruntung, proyek tiga tahap pengerjaannya, ada tujuh titik ruas jalan nasional yang ada di Sumbar. Yakni ruas jalan Padang Sawah-Simpang Empat, Manggopoh-Padang Sawah.
Kemudian, Tapan-Indrapura, Kambang-Indrapura, Batas Pariaman-Manggopoh, Lubukalung-Sicincin dan Lubukalung-Kurai Taji.

“Nilai proyek untuk tujuh titik ini lebih Rp 1 triliun,”ungkapnya. (relis)