Uihh Serooo, 2019 Rp 3,3 M untuk Operasional PID, 2020 Bagaimana?

oleh -172 views
Semangat inivasi desa melaju terus, kentara terlihat di Rakor PID, Kamis-Jumat di Bukittinggi. (foto: dok/ka)

Bukittinggi,—Pelaksanaan Inovasi Desa dengan Program Inovasi Desa (PID) telah tiga tahun berjalan di Sumatera Barat.

Untuk 2019 pemerintah melalui Kementerian Desa PDTT telah mengalokasikan Rp 3,3 M untuk operasional Kabupaten dan Kota.

“Sedangkan untuk Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) pemerintah mengalokasikan dana operasional sebanyak Rp 5,2 M,”ujarĀ  Asisten II Setdaprov Sumatera Barat Benni Warlis, Kamis 7/11 di Rakor di Bukittinggi.

Kegiatan inovasi desa dilaksanakan di 14 daerah penerima dana desa, sudah melaksanakan tahapan PID dengan baik dan mendapat apresiasi di tingkat nasional, karena Sumatera Barat telah melaksanakan sesuai ketentuan program, demikian kata Dirjen PPMD Kementerian Desa PDTT pada waktu Work Shop Exit Strategi PID beberapa waktu yang lalu di Jakarta.

Pelaksanaan inovasi desa di Sumatera Barat telah memberikan dampak positif untuk perkembangan perencanaan dan pembangunan nagari dan desa, banyak ide-ide inovatif yang telah di gelar pada Bursa Inovasi Desa di 14 Kabupaten dan Kota.

“Konsep inovatif hasil BID telah banyak dirujuk oleh nagari dan desa dalam menerencakan pembangunan, sehingga pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana desa dapat dilakukan lebih maksimal dan optimal,”Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Sumatera Barat Syafrizal pada Rapat koordinasi PID di Bukittinggi.

Program Inovasi Desa akan berakhir pada tahun 2019, dengan berakhirnya PID tahun ini, kata TPID Sumbar Tan Rajo Khairul Anwar diharapkan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota bisa melanjutkan kegiatan inovasi desa dengan dukungan dana daerah.

Sentuhan Tan Rajo bak gayung bersambut, Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas tak mau inovasiĀ  nagari di Sumbar mati gaya setelah program pusat berakhir.

“Saya berharap untuk kegiatan PID tahun berikut mudah-mudahan dapat dilakukan di tingkat provinsi,”ujar HM Nurnas.

Bahkan kata HM Nurnas, kalaulah APBD pos dana daerah tekor. Dia siap mengalokasikan dana pokok pikiran (Pokir) untuk sokong program PID.

“Saya siap alokasikan Pokir saya untuk PID,”ujar Nurnas termasuk jajaran politisi senior di Partai Demokrat maupun di DPRD Sumbar.

Di samping itu, koordinator Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Feri Irawan mengharapkan agar desa nagari benar-benar melaksanakan komitmen untuk pelaksanaan inovasi desa.

“Tim Pelaksana Inovasi Desa juga tetap melanjutkan tugasnya dalam membantu nagari untuk menerapkan kegiatan inovatif di nagari dan desa,”ujarnya.(rilis: dpmdsb)