Ujud Bangga, Winoto Habiskan Rp 300 Juta Bangun Patung Bung Karno dan Jokowi

oleh -106 views
Patung Bung Karno dibuat dengan yang pribadi oleh Winoto, undang kagum dia swafoto banyak warga, Minggu 7/8-2022. (eek)

Dharmasraya, —Cinta Kemerdekaan Republik Indonesia ditunjukan seorang warga transmigrasi di daerah Jorong Koto Panjang, Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat.

Aksi warga ini mungkin banyak yang mengira waoo, tapi dia cuek aja membangun dua buah Patung pahlawan dengan modal sendiri yang menghabiskan dana lebih kurang 300 juta.

“Supaya ada anak milenial dan warga lain swafoto gratis  berlatar belakang patung tokoh bangsa ini,” ujar Winoto si pembuat patung itu, Minggu 7/8-2022.

Laylatun Nuraini umur 21 tahun terlihat asyik berselfie (swafoto), mahasiswi itu mengaku pertama kali lihat dua patung bapak nasional ini, yaitu patung Presiden Pertama RI Soekarno dan patung Presiden RI Joko Widodo.

“Saya cukup kagum dan bangga dengan adanya kedua patung ini, karena dibangun sipematung, siapa saja boleh selfie, gratis,” ujar Laylatun.

Dua patung tokoh nasional di sini kata Laylatun bisa menjadi wisata edukasi karena kedua patung ini memiliki sejarah masing masing.

Winoto sipembuat patung dua tokoh bangsa di Dharmasraya. (eek)

“Apalagi bulan ini (Agustus,red) momen HUT RI, Hari Merdeka RI ke 77 tahun, dan dapat meninkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, bukan hanya untuk pajangan tetapi juga untuk genrasi yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu pemilik dua buah patung nasiaonal ini Winoto umur 50 tahun saat ditemui mengatakan Pembangunan dua patung nasional ini ujur syukur dan iklhas, serta mengapresiasikan kecintaan saya kepada kedua tokoh itu, Bung Karno dan Jokowi Widodo.

“Tak sebanding harga menbuatnya dengan jasa dan pemikiran dua tokoh nasional. beda zaman itu, juga rasa mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saya membangun patung ini dengan modal sendiri tidak ada bantuan dana dari siapa pun, kalau saya hitung kedua patung dan tempat dana yang di habiskan lebih kurang Rp 300 juta, ukuran tempat ini 6 meter kali 4 meter dan tinggi patung 2,5 meter yang didatangkan dari pulau Jawa,”ujar Winato.

Habiskan uang begitu Warga Transmigrasi ini, hanya untuk menjadikan tempat ini menjadi “Wahayana Ojo Lali Patung Kemerdekaan dan Nasional”.

“Dan nantinya akan saya bangun lagi patung Pahlwan Nasional untuk menang sejarah perjuangan dulu dan tokoh pahlawan,”ujar Winoto. (eek)