Uneg-Uneg Irawan Mantan Direktur Resort Suwarnadwipa, “Saya Hanya Guide”

oleh -1,314 views
Irawan Ga mantan direktur jadi terdakwa penggunaan batu karang di pengadilan negeri menegaskan dorinya guide tidak mencampuri urusan pembangunan dan desain Suwarnadwipa Resort, Jumat 20/10.
Irawan Ga mantan direktur jadi terdakwa penggunaan batu karang di pengadilan negeri menegaskan dirinya guide tidak mencampuri urusan pembangunan dan desain Suwarnadwipa Resort, Jumat 20/10.

Padang,—Kasus penggunaan batu atau terumbu karang di Pulau Suwarnadwipa masih berlangsung di Pengadilan Negeri Padang.

Irawan Ga, Mantan Direktur Suwarnadwipa duduk dikursi pesakitan pengadilan, dia Jumat 20/10 melampaskan uneg-unegnya kepada media di Padang.

Menurutnya Suwarnadwipa Resort terletak di wilayah Telukkabung Bungus Kota Padang tepatnya di Muaro Duo, kini tengah bersidang karena dugaan memakai batu karang pada pebangunan dinding Shawoernya.

Suwarnadwipa Resort dikelola oleh tiga anak muda dengan posisi Komisaris Hendri Au, Direktur utama Irawan Ga dan
Direktur Hendri Long.

Irawan Ga mengatakan Suwarnadwipa Resort sudah  bermasalah di dalam pemilik saham sebelumnya, karena adanya kebijakan tentang setuju dan tidak setujunya pemasangan batu karang yang bermasalah sekarang ini buat dinding shower mandi para tamu pengunjung.

“Saya dipojokan dalam hal penggunaan batu karang itu, dan kenapa harus saya, malah saya sempat melarang penggunaan batu karang untuk bangunan itu,”ujar Irwan Ga.

Mantan Direktur ini mengatakan kalau dia sempat melarang pemasangan batu karang tersebut.

“Tapi direktur lain  juga sekaligus pemilik saham juga untuk tetap menggunakan batu karang,”ujarnya.

Adanya Konflik di antara tiga pemilik saham ini yang membuat tak saling sesuai lagi tentang mengambil keputusan .

Kasus yang kini berlanjut di Pengadilan Negri ini terus berproses atas aduan masyarakat Sungai Pisang.

Irawan Ga mengatakan juga kenapa masalah pemasang batu karang itu ditimpakan kesalahan pada dirinya seorang saja.

“Padahal saya di Suwarnadwipa tugasnya hanya sebagai guide dan melayani tamu bagai mendatangkan turis baik asing maupun demostik sebanyak-banyaknya
bisa mengunjungi resort tersebut,”ujarnya.

Sedangkan masalah pembangunan atau desain resort serta tukang yang diperkerjakan sama sekali dia tidak ikut mencampuri

“Tapi kenyataannya dalam pemeriksaan atau persidangan seolah-olah dia menjadi orang yang harus bertanggung jawab penuh seluruhnya,”ujarnya.

Irawan Ga hanya fokus dengan urusan tamu belaka, dikatakanya juga segala urusan masalah pembukuaan dan administrasi itu berpusat di Pekanbaru kewenangan urusannya ada di Hendri Long.

“Saya sedikit pun tidak pernah ikut campur soal fasilitas dan pendapatan serta pembangunan san desain resort tersebut,”ujarnya. (wanteha)