Usai Dilantik, Fajar Rusvan: Granat Sumbar Siap Meledak

oleh -1,702 views
oleh
1,702 views
Ketua DPD Granat Sumbar Fajar Rusvan siap berlari usai dilantik Ketum DPP Granat, bentuk relawan di kampus-kampus, Jumat 24/11-2023. (dok/grnt)

Padang, — DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumatra Barat telah dilantik oleh Henry Yosodiningrat minggu lalu. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Granat Provinsi Sumbar secara hukum telah sah berkegiatan sikat narkotika.

Rencananya Granat Sumbar ini akan melakukan roadshow ke pemangku kepentingan yang ada di Sumbar, khususnya yang bersinggungan dengan gerakan anti narkotika.

“Kita akan audiensi ke Pak Gubernur, Ketua DPRD, Kapolda, Danrem, serta BNNP (Badan Nasional Narkotika Provinsi), untuk memperkenalkan diri karena sudah dilantik oleh Ketua Umum Granat, Pak Henry Yosodiningrat,” ujar Fajar Rusvan, Ketua DPD Granat Sumbar, Jumat 24/11-2023.

Lalu kata Fajar, Granat Sumbar akan melakukan konsolidasi ke kabupaten dan kota se-Sumbar untuk membentuk pengurus Granat di daerah.

“Konsolidasi ini penting karena daerah lah yang nantinya menjadi ujung tombak Granat di dalam melaksanakan program-program anti narkotika,” kata Chairman Frasa Indonesia (Activation & Promotion) dan Managing Partner di JC Institute (Pusat Data & Analisa) ini.

Begitu juga dengan relawan, dikatakan Fajar, pihaknya akan memprioritaskan pembentukan relawan dari kalangan mahasiswa di kampus-kampus.

“Untuk pembentukan relawan anti narkotika di kampus-kampus, kami berencana mendatangi LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Wilayah X untuk silaturahmi sekaligus menghimpun informasi kampus mana yang bisa diajak kerjasama,” ucapnya.

Pengurus di kampus-kampus ini, sebut Fajar lagi, dinamakan DPRK, yakni Dewan Pimpinan Rayon Khusus. Dan yang menerbitkan SK-nya langsung DPD provinsi.

Sebagai role model, diungkapkan alumni Jurusan Sejarah Unand ini, DPRK yang dibentuk oleh Universitas Bhayangkara (Ubhara) di Jakarta.

Bukan dari kalangan mahasiswa saja, disampaikan Fajar, pembentukan relawan juga dari pelajar dan masyarakat umum.

“Semakin banyak relawan, maka akan semakin mempersempit pergerakan peredaran dan pemakaian narkotika, karena relawan akan menjadi mata dan telinga, untuk seterusnya berkoordinasi dengan BNN, atau kepolisian. Ya, Granat sebagai early warning lah,” tukasnya.

Karena Granat itu merupakan organisasi kemasyarakatan, tentu sesuai pula dengan porsinya. “Lebih ke depan amar makruf nahi mungkar,” pungkasnya.(rls/grnt).