Wagub Bantah Pemprov Sumbar ‘Mabuk’ Award

oleh -480 views
oleh
480 views
Wagub Sumbar Nasrul Abit bantah penghargaan diperoleh Gubernur Sumbar karena dibeli atau diminta-minta, Senin 24/7. (foto: humas-sumbar)

Padang,—Seringnya pemerintahan provinsi (Pemprov) Sumbar mendapat penghargaan atau award dari pemerintah pusat bukan latah apalagi sampai award pesanan.

“Tidak benar itu, justru penghargaan diperoleh Pemprov Sumbar dibawah kepemimpinan Irwan Prayitno dan Nasrul Abit berdasarkan penilaian kinerja,”ujar Nasrul Abit, saat menjadi Inspektur Upacara Senin 24/7 di halaman Kantor Gubernur Sumbar.

Bahkan Nasrul memastikan penghargan yang diperoleh Gubernur atas nama Pemprov Sumbar melewati proses penilaian terukur.

“Dan itu hasil kerja maksimal organisasi pemerintahan daerah (OPD) Pemprov Sumbar. Dan pemerintah pusat melakukan seleksi ketat dan terukur untuk mendapatkannya,”ujar Nasrul.

Wagub Nasrul Abit lebih jauh mempertegas soal inj karena ada isu miring dan pendapat orang di media sosial  dan di tengah masyarakat Sumbar selama ini.

“Zaman sekarang setahu saya mana bisa bermain mata untuk mendapatkan apresiasi, apalagi eranya keterbukaan, kementerian yang memberikan penghargaan tentu tidak mau mencoreng kredibilitasnya kalau daerah tidak baik di beri award,”ujarnya.
Dan Nasrul tegaskan tidak pernah sekalipun Pemprov Sumbar mendapat penghargaan lewat cara dibeli atau diminta-minta.
“Saya pastikan itu tidak ada dan tidak pernah dilakukan,”tegasnya.
Pastinya award diperoleh Gubernur atas nama Pemprov Sumbar murni lewat kerja keras dan sistim penilaian yang terukur.
“Meski, kita tidak menapik isu ada kepala daerah yang berbagai cara mendapatkan penghargaan, walau penghargaan itu tidak ada kaitannya dengan kepemimpinan sebagai kepala daerah, kalau Gubernur Sumbar hal seperti itu bukan gayanya Pak Irwan,”ujarnya.

Sebelumnya ada sorotan terkait penghargaan berlimpah diperoleh Gubernur Sumbar, hak itu menurur Mantan Menteri Bappenas Andrianof, berbeda dengan kepala daerah di Sulawesi yang tak peduli penghargaan dari pemerintah pusat tapi mereka fokus bekerja meningkatkan perekonomian daerahnya, dan terkesan lebih mementingkan award dari rakyat yang dipimpinnya.(*relise-humas-sumbar)