Waoo… Empat Paslon Pilkada Sumbar, Edriana: Tanda Demokrasi Sumbar Berbinar

oleh -123 views
Edriana apresiasi empat Paslon di Pilkada Sumbar dan menitip agar gubernur terpilih nanti konsen memberikan perlindungn dan pemberdayaan kepada kaum perempuan di Sumbar, Senin 7/9 (foto: dok)

Padang,—-Edriana, sosok pelindung perempuan Indonesia dan politisi perempuan nasional Gerindra di Pemilu 2019 tercatat sebagai Caleg DPR RI Sumbar 1 dari Partai Gerindra, merespon positif ada empat pasang calon di Pilkada Sumbar 2020.

”Waooo… empat Paslon terasa berbinar demokrasi di tanah Minangkabau Sumbar,” ujar Edriana, Senin 7/9 kepada media di Padang.

Itulah Edriana yang berpengalaman sebagai ‘gender specialist’ di organisasi internasional itu, meski awal berkeinginan menjadi Gubernur Sumbar dan mendafatar Bacalon Gubernur ke Partai Gerindra, belum kesampaian namun Edriana tetap merespon adanya empat Paslon di Pilkada Sumbar.

Dan Edriana tengah sibuk mebangun motivasi di Jakarta saat wabah korna ini, masih terus  menjalin komunikasi politik dengan masyarakat dan partai politik di Sumbar.

“Saya Edriana dengan sepenuh hati mengucapkan terima kasih kepada ninik mamak, bundo kanduang, karib kerabat, sanak-saudara. Tidak lupa yang terkasih Sahabat Edriana, yang telah mendukung saya selama proses maju sebagai Bakal Calon Gubernur Sumbar pada Pilkada tahun 2020,” ujar Edriana.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan, membantu mengurus semua persiapan, melapangkan jalan ketika ikut mendaftar ke semua partai politik, serta ikut mengantarkan saya ketika mendaftar dan bersilaturrahmi dengan warga,” tuturnya.

Namun, lanjut Edriana, sejak pandemi covid 19, dari Januari diikuti lockdown sejak bulan Maret, Edriana praktis tidak bisa pulang ke Padang untuk mengurus masalah pencalonan.

”Begitupun di Jakarta, saya sangat mematuhi protokol covid-19 yang membatasi ruang gerak dan upaya saya melanjutkan proses sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Barat,” ujar pendiri Women Research Institute (WRI, lembaga riset hak-hak perempuan yang berhubungan dengan kebijakan publik) itu.

Seperti diketahui empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar secara resmi sudah mendaftar ke KPU Sumbar. Dengan ini tidak lupa Edriana mengucapkan selamat kepada para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar yang siap berkompetisi hingga hari pencoblosan Rabu, 9 Desember 2020 mendatang.

“Saya percaya rakyat Sumatera Barat telah sangat arif dan dewasa dalam menjatuhkan pilihannya. Saya mohon maaf belum dapat memenuhi amanat banyak pihak yang menghendaki saya maju mewakili para perempuan, Bundo Kanduang, dalam Pilkada tahun 2020 ini,” ungkapnya dengan nada berat.

Edriana menitip pesan yang tak lain adalah amanah dari para perempuan, yakni masalah pencegahan dan pemulihan bagi perempuan korban kekerasan, mengingat masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan di ranah Minang.

Dampak ekonomi dari pandemi juga membuat banyak sekali perempuan yang kehilangan mata pencahariannya,

“Saya berharap agar diberikan kesempatan dan perbaikan ekonomi perempuan. Perempuan adalah pelaku ekonomi, faktanya 60% pelaku UMKM adalah perempuan. Angka stunting (anak tumbuh kembang tidak sesuai usianya) yang sangat tinggi di Sumbar, bahkan melebihi angka nasional, maka harapan kami agar program peningkatan gizi anak dan sanitasi yang bersih menjadi prioritas,” ujarnya menompang harapan.

Kemudian peningkatan partisipasi politik perempuan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat menjadi agenda bersama dalam program pembangunan di Sumbar.

Semoga para calon bertarung secara fair, tetap mengedepankan prinsip- prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat sebagai prinsip ajaran berdemokrasi dari Ninik Mamak.

Prinsip yang telah dibingkai dalam sistem pemilihan modern seperti Pilkada itu Edriana yakin dapat terselenggara dengan damai berkat pengalaman urang awak berdemokrasi.

“Kita semua badunsanak, masyarakat, kaum perempuan akan memilih pemimpin yang “cocok” menjadi gubernur selama lima tahun mendatang. Terima kasih dan Selamat berdemokrasi dengan penuh amanah,” tutup Edriana. (*rilis: sajabat edriana/sisca)