Waooo Gercep, Genius Umar Survey KRI Teluk Ratai 509

oleh -134 views
Genius Umar Gercep ke Kolinlamil TNI AL survey KRI Teluk Ratai 509, Rabu 9/6-2021. (foto: dok)

Surabaya, — Gerak cepat (Gercep) Walikota Pariaman sulit ditandingi, kalau soal kota dan rakyat Pariaman, Genius pasti ingin tuntaskan cepat.

Baru Senin Wako Genius Umar Rapat Kordonasi KRI Teluk Ratai 509 di Lantamal II, hari ini Genius Umar langsung survei ke tempat sandar KRI Teluk Ratai 509 di Markas Kolinlamil TNI AL Surabaya.

Genius ke Kolinlamil (Komando Lintas Laut Militer) TNI AL, Kota Surabaya, Rabu 9/6-2021 bersama Danlantamal (Komandan Pangkalan Utama TNI AL) II Padang, Laksamana Pertama TNI Hargianto. Genius Umar dengan Hargianto dan rombongan dari Pemko Pariaman disambut oleh Wakil Asisten Logistik (Waaslog) KASAL, Laksamana Pertama Rachmat Hartoyo dan jajaran.

“Kami survey dan ingin menasbihka bahwa sejarah Pariaman sebagai salah satu basis kekuatan perjuangan maritim di Indonesia yang tergabung dalam Tentara Rakyat Indonesia Laut Sumatera Tengah atau Resimen ALRI. Resimen ALRI cikal bakal ALRI dan Pariaman menjadi Pangkalan Besar ALRI yang gigih berjuang menghalau pasukan Belanda pada Agresi Militer di Sumatera Barat,” ujar Genius saat dialog di Kolinlamil Surabaya

Genius Umar di pertemuan mengharapkan KRI Teluk Ratai 509 merapat dan jadikan Pariaman tempat sandar abadinyam

“Kami ingin menjadikan Museum TNI AL, tidak hanya akan menarik wisatawan lokal dan Nasional saja, bahkan wisatawan internasional, sehingga Kota Pariaman akan semakin dikenal,” ujarnya.

Usai dalog Genius Umar diajak Waaslog Kasal untuk meninjau KRI Teluk Ratai 509.

Genius Umar bersama Waaslog KASAL di Kolinlamil Surabaya, Rabu 9/6-2021. (foto: dok)

“Dari tinjauan yang kita lakukan hari ini, banyak masukan dan hal yang harus lebih dulu kita perhatikan, mulai dari perbaikan dan kebutuhan logistik barang-barang yang akan ditempatkan di kapal perang ini, sebagai penunjang nantinya ketika telah kita jadikan museum,” terangnya.

Insya Allah kata Genius Umar, Kota Pariaman nantinya akan menjadi satu-satunya Museum Kapal Perang yang ada di luar pulau Jawa, dan akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Pariaman dan Sumatera Barat tentunya.

“Terus terang kami tidak sabar untuk mewujudkan hal tersebut,”ujar Genius.

Waaslog KASAL Laksamana Pertama Rachmat Hartoyo, mengatakan KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) Teluk Ratai 509, merupakan Kapal Perang yang telah dipensiunkan 2019 lalu. Kapal Perang ini adalah bekas kapal perang milik Amerika Serikat, bernama Inagua Shipper-678, dengan jenis Kapal Perang Landing Ship Tank (LST), yang menjadi saksi sejarah pada masa Perang Dunia II.

Lebih lanjut Jenderal Bintang Satu ini menjelaskan bahwa KRI Teluk Ratai ini memiliki panjang 100 meter dan lebar 15,5 meter, mempunyai berat 1.445 Ton dan menggunakan material Plat Besi Baja, dengan rampa depan mempunyai kemampuan mendarat langsung di pantai (Beaching).

“Dengan besarnya nilai sejarah yang pernah ditorehkan oleh KRI Teluk Ratai 509, sudah semestinya kapal perang ini setelah masa purna tugasnya, dapat dikaryakan sebagai museum apung untuk edukasi dan wisata bagi warga, dan hal ini akan diwujudkan oleh Pemko Pariaman, dan kami mengucapkan terima kasih untuk itu,” tuturnya mengakhiri.

Setelah melihat langsung KRI Teluk Ratai 509, Genius Umar dan rombongan berkesempatan mengunjungi PT Dok dan Perkapalan Surabaya, untuk membicarakan tahapan KRI Teluk Ratai 509 ini, untuk diperbaiki dan dibawa dari Kota Surabaya ke Kota Pariaman.

Wako Pariaman juga berkunjung ke Panglima Koarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P., M.Tr.(Han).

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Wako Pariaman yang akan menjadikan KRI menjadi Mesium KRI Angkatan Laut, “ujar Dr Iwan. (***)