Waspada!!! Kurva Landai Sumbar Diintai Imported Case Covid-19

oleh -100 views
Juru Bicara Penangan Covid-19 Sumnar Jasman Risa dua hari tiga pasien positif kategori penyebaran improted case covid-19 tidak transmisi lokal, Minggu 28/6 di Padang. (foto: dok/ kominfosb)

Padang,—-Kurva landai covid-19 dialami Sumbar dua minggu belakangan mulai terusik dan diintai imported case (orang luar Sumbar membawa virus korona).

Laboratorium Diagnostik dan Riset Terandu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Unand merilis hasil disampaikan Jubir Gugus Tugas Daerah Sumbar Jasman pada dua hari ini ada tiga orang dari luar Sumbar terkonformasi positif covid-19.

Jasman Rizal memgatakan kurva landai Sumbar tengah diuji, padahal transmisi lokal covid-19 sudah terkendali.

“Tiga positif covid hasil laboratorium Sabtu dan Minggu ini itu imported case covid-19.  Kita harus waspadai bersama supaya terhindar dari cluster baru di Sumbar akibat inported case ini,”ujar Jasman pada rilisnya Minggu 28/6 diterima media ini.

Gugus Tugas Daerah Sumbar kata Jasman menghimbau orang baru masuk Sumbar supaya mengisolasi diri secara mandiri dengan ketat.

Sedangkan update covid-19 Sumbar per Minggu sore ini penularan virus korona lewat transmisi lokal (dari orang sumbar ke orang sumbar lainnya,-red) sudah bisa dikendalikan.

“Transmisi lokal terkendali seiring meningkatnya kedisiplinan warga menerapkan protokol kesehatan. Dari hari ke hari swab banyak diuji tapi Allhamdulillah kasus positif semakin kecil,”ujar Jasman

Dari Siran Pers Kominfo Sumbar Minggu siang tadi pasien sembuh hari ini bertambah enam orang lagi. Berikut perkembangan covid-19 Sumbar  data berbagai rumah sakit dan gugus tugas kabupaten kota se Sumatera Barat:

Untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) 9.676 orang. Proses pemantauan 165 orang, dengan rincian karantina Pemda 2 orang dan 163 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 9.511 orang.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1317 orang. “Masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. 18 orang. Dinyatakan negatif, pulang dan sembuh 1299 orang,”ujar Jasman.(rilis: kominfosb)