Wisuda  Ke-124 , Rektor Ganefri : Sekolah Vokasi  20 Prodi Jadi Unggulan UNP

oleh -109 views
Peresmian Sekolah Vokasi dan juga Wisuda ke-124, oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendibudristek Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. dan Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D , Senin (4/10/21)

Padang–Hari ini Universitas Negeri Padang (UNP) mewisuda sebanyak 772 orang pada periode Oktober 2021 di gedung Auditorium  UNP, Senin (4/10/21).

Wisuda  ke-124 Periode Oktober 2021 berlangsung selama 4 hari yaitu mulai tanggal 2 – 5 Oktober 2021, dengan dengan total sebanyak 3032 orang lulusan, dari jenjang D III, D IV, S1 dan S3 serta Program Profesi Konselor, yang berasal dari 10 Fakultas dan Pascasarjana, dengan rincian D III (385 orang), S1/ D IV Kependidikan (1480 orang), S1/ D.IV Non Kependidikan (833 orang), Program Profesi Konselor (38 orang), Magister (269 orang) dan Doktor (27  orang).

Pada Wisuda periode ini merupakan wisuda perdana bagi Prodi S1 Pendidikan Agama Islam (Fakultas Ilmu Sosial) dan bagi lulusan Prodi S1 Psikologi dan D III Keperawatan merupakan wisuda perdana di bawah naungan fakultas baru Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK), karena sebelumnya Prodi Psikologi di bawah Fakultas Illmu Pendidikan (FIP) dan Prodi D III Keperawatan berada di bawah Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D mengatakan   wisuda yang dikemas dalam bentuk Rapat Senat Terbuka UNP kali ini bertepatan dengan peresmian Sekolah Vokasi oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendibudristek Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D.

“Sekolah Avokasi ini merupakan kekuatan baru sekaligus keunggulan UNP dengan 20 prodi, yang insyaallah nantinya melahirkan lulusan  multidisiplin dimana nantinya mahasiswa akan membuat portofolio dari  projectnya dan kita juga akan bekerjasama dengan industri untuk sekolah vokasi ini”.

Rektor mengatakan dalam sambutannya berharap peran anak muda akan menjadi karakteristik bangsa yang maju dan bermatabat.

” orang muda harus menjadi  terdepan memperkokoh karakter dan jati diri bangsa yang diarahkan pada pembangunan jati diri Indonesia nilai-nilai pancasila ini perlu diinternalisasikan pada semua warga negara terutama generasi muda yang dapat dilakukan melalui pendidikan dimulai dari lingkungan keluarga sekolah dan masyarakat yang saling bekerja sama”. Ujar Ganefri.(monsis)